Sepakbola

Mentalitas Juara Chelsea Menguat di Tengah Badai Masalah, Tahan Imbang Manchester City 1-1

Advertisement

Manchester – Tim sepak bola Chelsea menunjukkan mentalitas luar biasa saat berhasil menahan imbang Manchester City dengan skor 1-1 di Etihad Stadium, Senin (5/1/2026). Pertandingan lanjutan Liga Inggris ini diwarnai drama di mana Chelsea tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya menyamakan kedudukan di menit akhir.

Jalannya Pertandingan dan Posisi Klasemen

Gol pembuka dicetak oleh Tijjani Reijnders untuk Manchester City pada menit ke-42. Namun, Chelsea tidak menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Enzo Fernandez menjelang akhir pertandingan. Tambahan satu poin membuat Chelsea kini mengoleksi 31 poin dan menempati posisi kelima klasemen sementara Liga Inggris. Sementara itu, Manchester City tertahan di posisi kedua dengan 42 poin, tertinggal enam angka dari Arsenal yang memimpin klasemen.

Kondisi Internal yang Menantang

Kemenangan ini diraih Chelsea dalam kondisi internal yang tidak ideal. Klub baru saja ditinggal manajer Enzo Maresca dan dikabarkan telah menunjuk Liam Rosenior sebagai penggantinya. Namun, Rosenior belum dapat mendampingi tim dalam laga krusial melawan Manchester City.

Dalam situasi tersebut, Calum McFarlane, pelatih tim U-21 Chelsea, mengambil alih peran sebagai caretaker. McFarlane memuji kekompakan timnya yang justru semakin solid di tengah berbagai masalah yang melanda.

Kutipan Caretaker McFarlane

McFarlane mengungkapkan bahwa para pemain menunjukkan karakter yang kuat dan saling mendukung satu sama lain. Ia menyoroti peran pemain yang cedera dan terkena skors yang tetap hadir memberikan dukungan.

Advertisement

“Reece [James], Tosin, Enzo [Fernandez] benar-benar menyatukan tim. Semua orang mengira kami datang ke Man City dan tidak punya peluang, tetapi kami tahu bakat dan karakter dalam tim ini. Saya sangat mengagumi karakter dalam tim ini,” ujar McFarlane dikutip dari situs Chelsea.

“Semua pemain yang cedera dan diskors ada di sini. Levi [Colwill] ada di sini. Mereka mendukung para pemain di ruang ganti; mereka ada di sekitar. Anda tidak akan menemukan hal seperti itu di mana-mana. Mereka sangat peduli dengan tim ini, para pemain, dan teman-teman mereka.”

‘Kami menghadapi banyak rintangan, tetapi tim ini telah menunjukkan bahwa ketika mereka berada dalam situasi sulit, mereka memiliki bakat dan karakter untuk meraih kesuksesan. Saya sangat bangga dengan seluruh tim,” jelasnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa badai masalah justru menjadi pemersatu bagi skuad The Blues, membuktikan kedalaman skuad dan semangat juang mereka di lapangan.

Advertisement