Megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi, mengaku belum sepenuhnya memahami dan menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) seperti ChatGPT. Meskipun AI kini menjadi pusat perhatian dan alat bantu dalam kehidupan modern, Messi menyatakan bahwa ia masih berada di luar lingkaran teknologi tersebut.
Keterbatasan Messi dengan Teknologi AI
Messi mengungkapkan bahwa ketidakakrabannya dengan ChatGPT bukan berarti ia menentang teknologi tersebut. Ia hanya merasa belum memahaminya. Hal ini berbeda dengan sang istri, Antonela Roccuzzo, yang justru sangat aktif menggunakan ChatGPT dalam kehidupan sehari-hari.
“Antonela menggunakan ChatGPT sepanjang hari, menanyakan segala hal dari resep, makanan, tentang segalanya, tetapi saya belum masuk ke dunia itu,” ungkap Messi, mengutip dari Tribuna.
Kekhawatiran Messi Terhadap Informasi Palsu di Media Sosial
Di luar urusan teknologi AI, Messi juga mengaku masih merasa heran dengan fenomena media sosial. Ia seringkali menemukan informasi atau pemberitaan palsu yang beredar mengenai dirinya.
“Ada begitu hal yang di-posting namun tidak sesuai kenyataan. Banyak sekali judul-judul bahwa saya diduga mengatakan beberapa hal, tapi nyatanya tidak begitu,” paparnya.
Messi menambahkan, ia cenderung mengabaikan informasi yang tidak benar, kecuali jika menyangkut hal yang sangat serius. Ia lebih memilih untuk fokus pada karier sepak bolanya.
“Semua orang bisa bicara dan mengatakan banyak hal. Selama itu bukan sesuatu yang benar-benar serius, saya membiarkannya saja. Saya tidak suka melihat nama saya di mana-mana atau orang-orang membicarakan saya jika bukan karena sepakbola,” tutup pemain Inter Miami tersebut.






