Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaiannya menembus partai final India Open 2026. Hasil ini, menurutnya, berada di luar ekspektasi pribadi.
Kemenangan Dramatis di Semifinal
Jonatan, yang akrab disapa Jojo, berhasil mengamankan tiket final setelah mengalahkan wakil Singapura, Loh Kean Yew, dalam pertandingan semifinal yang berlangsung sengit pada Sabtu (17/1/2026). Unggulan kedelapan turnamen ini berhasil ditaklukkan Jojo dalam dua gim dengan skor akhir 21-18, 22-20.
“Puji Tuhan bisa melaju ke final, sangat-sangat di luar ekspektasi,” ucap Jonatan dalam keterangan resminya yang disampaikan melalui federasi.
Ia mengakui bahwa Loh Kean Yew menampilkan permainan yang sangat baik dan tak terduga. “Hari ini Loh Kean Yew bermain sangat baik, sangat luar biasa. Beberapa strategi yang sudah kami siapkan pun, dia ternyata melakukan hal yang berbeda jadi ada sedikit perubahan-perubahan yang tadi sempat harus di-adjust. Bersyukur dengan usaha yang semaksimal mungkin dan melakukan yang terbaik tadi bisa keluar dari tekanan,” ujarnya.
Strategi Kunci dan Adaptasi
Juara All England 2024 ini menilai gim pertama menjadi kunci kemenangannya. “Seperti kemarin, gim pertama itu sangat penting karena kondisi sebenarnya menguntungkan, kalah angin tapi tadi Loh bermain cukup agresif jadi beberapa kali saya juga sempat kebingungan. Pelan-pelan diskusi juga dengan tim, akhirnya mulai menemukan ritmenya. Pelan-pelan mengejar dan membalikkan keadaan,” kata Jonatan.
Memasuki gim kedua, Jonatan harus beradaptasi dengan kondisi angin yang kurang menguntungkan bagi pemain tunggal. “Gim kedua tadi kondisinya kan cukup kurang menguntungkan untuk pemain tunggal, bermain dengan angin. Saya harus ekstra cari akal, cari cara bagimana caranya supaya bisa keluar dari momen itu,” tambahnya.
Harapan dan Apresiasi
Jonatan mengaku tidak menyangka bisa melewati rintangan semifinal dan kini hanya selangkah lagi meraih gelar juara. “Selebrasi cukup meledak-ledak karena lega bisa menyelesaikan pertandingan karena kalau dipaksa sampai gim ketiga, ceritanya mungkin bisa berbeda,” kata Juara Asia 2024 itu.
Ia tak lupa menyampaikan terima kasih kepada para pendukungnya. “Terima kasih untuk teman-teman Indonesia yang hadir datang ke stadion untuk mensupport saya. Mohon dukungannya juga untuk besok di partai final,” pinta Jonatan.
Dukungan juga datang dari perwakilan Indonesia di luar negeri. “Serta terima kasih juga untuk teman-teman dari KBRI Indonesia yang berada di New Delhi atas supportnya, atas dukungannya, dan doanya sampai hari ini,” Jonatan menegaskan.






