Pengacara tiga orang satu keluarga yang ditemukan tewas di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Azam Khan, mendesak agar kematian korban diusut tuntas. Pihaknya berencana mendatangi Polres Jakarta Utara pada Senin lusa bersama keluarga korban untuk menanyakan perkembangan hasil autopsi.
“Iya kita akan coba ke arah itu apa hasilnya. Kalau pun hasilnya ‘Oh ya keracunan’ ya sudah keracunannya itu dari apa, terus sekarang kita akan mencoba untuk berkoordinasi ini beli di mana. Kalau ada tas kresek kalau atau apa yang di sampah dibuang sama dia itu ada merek atau apa itu kan bisa ditelusuri,” ujar Azam Khan saat ditemui di rumah duka, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/1/2025).
Azam menambahkan, hingga kini belum ada kecurigaan spesifik dari pihak keluarga. Namun, jika penyebab kematian dipastikan karena keracunan, maka sumber makanan yang dikonsumsi korban harus ditelusuri lebih lanjut.
“Sebelumnya belum bicara soal itu karena mereka masih mencoba untuk meng-link-kan pikirannya kepada siapa, siapa, siapa, apakah ditemukan itu. Tapi kalau langsung menurut Mas Taufik belum ada kecurigaan ke mana-mana. Tapi akan dicari ke mana,” tuturnya.
Ia juga mendorong pemeriksaan barang elektronik korban untuk membantu mengungkap peristiwa ini. Azam Khan menyinggung kemungkinan lain selain bunuh diri.
“Lah kalau bunuh diri bagaimana Bang Azam? Lah kalau bunuh diri memang tidak ada hukum yang bisa menjerat karena pelaku yang meninggal sudah close ya dalam proses hukum pidana close,” katanya.
“Tapi kalau ternyata orang ini meninggal karena ada pemberian dari orang kan begitu, atau membeli sesuatu di tempat warung atau restoran kok kenapa tiga orang ini yang meninggal yang lain tidak, seperti kasus contoh kasus Jessica. Tentu diusut juga itu restoran diperiksa juga itu kenapa bahkan BPOM dan semua itu harus memeriksa makanan di situ,” imbuhnya.
Tiga korban tewas adalah Siti Solihah (50), anak pertamanya Afiah Al Adilah Jamaludin (28), dan anak keempatnya Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Sementara itu, anak ketiga Siti, Abdullah Syauqi Jamaludin (23), ditemukan selamat dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Jasad ketiga korban ditemukan oleh anak kedua korban, Khadafi, sepulang bekerja pada Jumat (2/1) pagi. Siti Solihah diketahui adalah seorang single parent yang memiliki empat orang anak. Jenazah ketiga korban telah dimakamkan di TPU Rorotan, Jakarta Utara, pada Sabtu (3/1).
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati, Brigjen dr Prima Heru, mengonfirmasi bahwa autopsi terhadap jenazah telah selesai dilakukan.
“Jenazah sudah diautopsi dan sudah diserahkan keluarganya,” ujar Brigjen dr Prima Heru saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1).
Namun, Prima menyatakan pihaknya masih menunggu hasil tes toksikologi untuk memastikan penyebab pasti kematian ketiga korban, apakah benar karena racun atau faktor lain.
“Untuk hasil (penyebab indikasi racun) nunggu hasil toksikologi,” terang Prima.






