Sepakbola

Arne Slot Akui Frustrasi Liverpool Usai Ditahan Imbang Burnley di Anfield

Advertisement

Anfield – Manajer Liverpool, Arne Slot, memahami kekecewaan suporter yang menyuarakan frustrasi mereka usai tim kesayangan mereka ditahan imbang 1-1 oleh Burnley dalam lanjutan Premier League, Sabtu (17/1/2026) malam WIB. Hasil ini menambah daftar hasil seri beruntun Liverpool di liga domestik.

Jalannya Pertandingan yang Mengecewakan

Pertandingan yang digelar di Stadion Anfield ini sejatinya memberikan peluang bagi Liverpool untuk meraih tiga poin. The Reds sempat mendapatkan hadiah penalti di babak pertama, namun eksekusi Dominik Szoboszlai hanya membentur mistar gawang. Setelah berhasil membuka keunggulan melalui gol Florian Wirtz, Liverpool gagal mempertahankan keunggulan tersebut. Burnley berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua melalui gol Marcus Edwards.

Respons Arne Slot Terhadap Kekecewaan Suporter

Hasil imbang ini merupakan yang keempat kalinya secara beruntun bagi Liverpool di Premier League. Pasca pertandingan, para suporter Liverpool tidak dapat menyembunyikan kekecewaan mereka dan menyuarakan ketidakpuasan dengan sorakan. Arne Slot, dalam pernyataannya kepada Sky Sports, menyatakan bahwa ia dan para pemain juga merasakan hal yang sama.

“Ini sangat bikin frustrasi. Dalam sepakbola, satu tim bisa punya dua peluang dan mencetak satu gol dan tim lain bisa punya banyak peluang dan mencetak satu gol. Anda kemudian meraih hasil yang kami dapat hari ini,” ujar Slot.

Ia menambahkan, “Dalam kepala saya, itu bukan cuma sorakan, itu juga rasa frustrasi. Kami Liverpool dan melawan Burnley, kami harus memberi mereka pujian untuk cara bertahannya. Tapi jika kami sebagai Liverpool tidak kecewa karena imbang lawan Burnley, maka ada yang salah.”

Advertisement

Standar Tinggi Liverpool

Slot menegaskan bahwa standar yang ditetapkan untuk Liverpool jauh lebih tinggi dari sekadar tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir. Ia menekankan bahwa target utama klub adalah memenangi setiap pertandingan.

“Saya dan para pemain merasa frustrasi juga sama seperti fans. Kami bisa bicara soal tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan tapi standar kami lebih tinggi dari itu. Standar kami adalah memenangi setiap pertandingan,” tegasnya.

Kekecewaan suporter dan pengakuan frustrasi dari sang manajer menunjukkan adanya tekanan yang dihadapi Liverpool untuk kembali ke jalur kemenangan dan memenuhi ekspektasi tinggi yang selalu menyertai klub sebesar The Reds.

Advertisement