Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Minggu (18/1/2026) pagi ini tidak seramai biasanya akibat kondisi cuaca gerimis. Meski demikian, sejumlah warga tetap memilih berolahraga di tengah guyuran air hujan.
Pantauan detikcom di lokasi, mayoritas warga yang bertahan adalah mereka yang sedang berlari. Sebagian lainnya terlihat berjalan keliling Bundaran HI sambil membawa payung.
Salah satu pelari, Tato (41), warga asal Cilandak, mengaku tidak mempermasalahkan cuaca gerimis. Bersama dua rekannya, Tato telah menempuh jarak sekitar 8 kilometer meskipun dalam kondisi basah kuyup.
“Nggak masalah (gerimis), minggu kemarin juga hujan kan, tetep lanjut. Start (lari) dari Istora, paling mentok bundaran HI, balik lagi sampai blok M. Kurang lebih kalau dari Istora ke sini itu hampir 8 kilo (Km) lebih,” ujar Tato di Bundaran HI, Minggu (18/1).
Tato menjelaskan bahwa ia menyempatkan diri berolahraga di CFD karena hanya memiliki waktu luang pada hari Minggu. “Saya olahraganya di Minggu doang. Jadi mau nggak mau disempetin ya,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan oleh Purnomo (20), warga Cideng, Jakarta Pusat. Ia tetap memilih berolahraga demi kesehatan dan melepas stres bersama temannya. “Nggak si, nggak takut (sakit). Seru-seruan. Kalau nggak olahraga nanti sakit,” katanya.
Purnomo dan temannya memulai lari dari kawasan Monas dan berencana melanjutkan hingga Senayan. Ia mengakui tidak terlalu rutin mengikuti CFD, terkadang hanya jika tidak merasa malas. “Ya kadang-kadang (CFD) kalau nggak males aja, kadang suka males kayaknya,” sebutnya.






