Sepakbola

Paul Merson Kecewa Berat: Chelsea Tampil Menyedihkan di Semifinal Carabao Cup

Advertisement

Mantan pemain Arsenal, Paul Merson, mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam terhadap penampilan Chelsea dalam laga semifinal Carabao Cup melawan The Gunners. Menurut Merson, The Blues menunjukkan performa yang menyedihkan karena dinilai tidak berjuang keras memberikan perlawanan saat tertinggal agregat.

Chelsea Tersingkir dari Carabao Cup

Mimpi Chelsea untuk melaju ke final Carabao Cup harus pupus setelah kalah dari Arsenal pada leg kedua semifinal di Emirates Stadium, Rabu (04/02/2026). Gol tunggal kemenangan Arsenal dicetak oleh mantan pemain Chelsea sendiri, yang membuat The Blues kalah dengan skor 0-1 di leg kedua. Kekalahan ini membuat Chelsea tersingkir dengan agregat 2-4, setelah pada leg pertama yang digelar di Stamford Bridge, mereka juga takluk 2-3 dari Arsenal.

Dominasi Penguasaan Bola Tanpa Ancaman Nyata

Meskipun Chelsea mampu mendominasi penguasaan bola dengan 55 persen berbanding 45 persen milik Arsenal, mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Tercatat, The Blues hanya mampu melepaskan dua tembakan ke arah gawang dari total 11 percobaan yang mereka lakukan sepanjang pertandingan.

Kritik Tajam Paul Merson

Paul Merson, yang kini aktif sebagai pundit, menyuarakan ketidakpuasannya terhadap minimnya upaya dari para pemain Chelsea. Ia menilai penampilan tim asuhan Mauricio Pochettino tersebut sangat menyedihkan, terutama mengingat status mereka sebagai tim dengan banyak pemain berkualitas dan pengalaman di kompetisi level atas.

Advertisement

“Aku mati rasa, aku tercengang. Aku tidak percaya apa yang baru saja kulihat. Sungguh, aku tidak percaya apa yang baru saja kulihat,” ujar Merson dikutip dari Sky Sports. Ia menambahkan, “Mereka memiliki pemain level internasional, seorang pemenang Piala Dunia. Mereka memiliki pemain di seluruh dunia…ini bukan tim empat atau lima terbawah, mereka baru saja datang ke sini…mereka seharusnya menangis karena mereka tidak pernah berusaha menciptakan kesempatan.”

Merson menutup kritiknya dengan menyatakan, “Aku kehilangan kata-kata, aku tidak percaya apa yang baru saja terjadi. Mereka tersingkir dengan cara yang sangat menyedihkan di semifinal kompetisi besar.”

Advertisement