Masa depan bintang muda Chelsea, Cole Palmer, menjadi sorotan menyusul performa klub yang belum stabil di Premier League. Mantan bek Chelsea, Marcel Desailly, mengungkapkan pandangannya mengenai potensi kepergian Palmer jika The Blues tidak menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua musim ke depan.
Palmer Jadi Kunci Sejak Bergabung
Cole Palmer langsung menjelma menjadi pemain kunci bagi Chelsea sejak didatangkan dari Manchester City pada bursa transfer musim panas 2023. Pemain berusia 22 tahun itu telah mencatatkan 48 gol dan 29 assist, berkontribusi besar dalam keberhasilan Chelsea meraih trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub tahun lalu.
Meskipun demikian, performa Chelsea di Premier League masih belum sesuai harapan. Musim lalu, pencapaian terbaik mereka hanyalah finis di peringkat keempat. Musim ini, setelah melakoni 22 pertandingan, Chelsea masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara.
Rumor Kepulangan ke Manchester City
Belakangan ini, muncul rumor yang mengaitkan Cole Palmer dengan kepulangan ke Manchester City. Kabar tersebut diperkuat dengan adanya spekulasi bahwa Enzo Maresca akan menggantikan Pep Guardiola di kursi kepelatihan City, yang semakin membuka peluang Palmer untuk kembali ke klub lamanya.
Palmer sendiri masih terikat kontrak dengan Chelsea hingga 2033. Namun, Desailly menilai dua musim ke depan akan menjadi periode krusial dalam menentukan kelanjutan karier Palmer di Stamford Bridge.
Pandangan Marcel Desailly
Desailly menyatakan bahwa keputusan Palmer untuk pindah adalah hak pribadinya, namun ia menekankan pentingnya menghormati klub yang telah memberinya kesempatan.
“Apabila Cole Palmer memutuskan pindah dari Chelsea, maka itu adalah urusan dia. Namun, saya cuma ingin dia agar menghormati klub, karena mereka lah yang memberi dia kesempatan jadi pemain seperti sekarang.”
Mantan kapten timnas Prancis itu berharap Palmer tetap bertahan di London Barat.
“Saya akan sangat senang jika dia bertahan di Stamford Bridge karena dia punya sebuah peran kunci di tim, sekalipun Enzo Maresca pernah memainkan dia di berbagai posisi. Saya percaya Palmer menginginkan stabilitas lebih besar dan sebuah sistem yang dibangun untuk dia, tapi dia masih perlu sembuh dulu dari cedera pangkal paha dan kembali ke kebugaran penuh.”
Lebih lanjut, Desailly mengemukakan bahwa kunci keputusan Palmer terletak pada ambisi juara Premier League.
“Pertanyaannya adalah apakah dia merasa Chelsea akan juara Premier League dalam dua musim ke depan. Jika dia tidak merasa demikian, saya yakin dia akan meminta dijual ke sebuah klub yang akan membangun sebuah sistem permainan untuk dia.”
Desailly menutup komentarnya dengan mengingatkan Palmer untuk fokus pada pemulihan dan performa di Chelsea.
“Untuk sekarang, bagaimanapun, dia perlu kembali ke performa terbaiknya dulu di Chelsea untuk membantu mereka dan manajer baru mereka melalui periode ini,” pungkas Desailly.
Perkembangan kondisi Palmer dan performa Chelsea di sisa musim ini akan menjadi indikator penting bagi masa depan sang pemain.






