Berita

Sindikat Pencuri Kabel SPBU Terbongkar: Pelaku Ternyata Mantan Teknisi Pemasangan

Advertisement

Polda Metro Jaya berhasil mengungkap sindikat pencurian kabel grounding di 46 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Keberhasilan operasi ini mengungkap fakta mengejutkan bahwa beberapa pelaku ternyata merupakan mantan teknisi yang pernah terlibat dalam pemasangan kabel di SPBU tersebut.

Motif dan Keahlian Pelaku

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa latar belakang pelaku sebagai mantan teknisi menjadi kunci keberhasilan mereka dalam melancarkan aksinya.

“Kenapa mereka tahu titiknya dan mereka tahu mana yang harus dipotong atau diambil? Karena mereka pernah memiliki pengalaman bagian daripada orang yang memasang peralatan tersebut,” ujar Kombes Iman kepada wartawan pada Selasa (10/2/2026).

Keahlian ini memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi dan memotong kabel grounding yang berharga tanpa terdeteksi, sehingga aksi pencurian dapat berjalan lancar selama berbulan-bulan.

Pengembangan Kasus dan Jaringan Penadah

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Fokus utama pengembangan adalah untuk memburu pihak-pihak lain yang terlibat, terutama para penadah barang hasil curian.

“Dalam perkara penyidikan yang dilakukan oleh tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya juga kami terus mengembangkan pada jaringan-jaringan lain, begitu pun juga terhadap para pelaku penadah hasil kejahatannya. Saat ini, kami sedang melakukan upaya pengembangan ke arah tersebut,” tambah Kombes Iman.

Advertisement

Struktur Kelompok Pencuri

Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Kasubdit Jatanras) Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, merinci struktur sindikat tersebut. Tujuh tersangka yang berhasil ditangkap terbagi menjadi dua kelompok yang beroperasi secara terpisah.

“Kelompoknya W, tadi inisial W, dia merekrut teman-temannya tiga orang menjadi empat orang. Kemudian kelompok U, inisial U merekrut temannya dua orang lagi. Sehingga kelompok W empat orang, kelompok U tiga orang, bekerja masing-masing tanpa koordinasi yang dua kelompok ini,” jelas AKBP Abdul Rahim.

Kronologi Pengungkapan

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat mengenai hilangnya kabel-kabel di sejumlah SPBU. Menindaklanjuti laporan tersebut, Subdit Jatanras Polda Metro Jaya segera melakukan penyelidikan intensif.

“Kami lakukan penangkapan terhadap jaringan pencurian kabel grounding stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU,” kata Kombes Iman saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta. Pencurian ini diduga telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, sejak November 2025.

Advertisement