London – Manajer Chelsea, Liam Rosenior, menyatakan ketidaksetujuannya terhadap kritik yang menyebut Arsenal hanya mengandalkan bola mati untuk mencetak gol. Menurut Rosenior, memanfaatkan bola mati adalah cara yang sah untuk meraih kemenangan.
Arsenal Tampil Dominan di Berbagai Kompetisi
Saat ini, Arsenal tengah menunjukkan performa impresif di berbagai ajang. Di Liga Primer Inggris, mereka memimpin klasemen dengan selisih enam poin dari Manchester City. Dominasi serupa juga terlihat di Liga Champions. Selain itu, Arsenal telah melaju ke Babak Keempat Piala FA dan akan menghadapi leg pertama Semifinal Piala Carabao musim ini.
Sorotan Terhadap Gaya Bermain Arsenal
Namun, laju kencang Arsenal tidak luput dari sorotan, terutama terkait gaya bermain mereka yang dinilai terlalu mengandalkan bola mati. Baru-baru ini, Portsmouth menjadi korban ketika Arsenal mencetak tiga dari empat golnya melalui skema bola mati. Hal ini menjadi pertanyaan mengingat Arsenal memiliki sejumlah pemain depan berkualitas dengan catatan gol yang baik, seperti Bukayo Saka dan Viktor Gyokeres.
Rosenior: Arsenal Tim yang Komplet
Menjelang pertemuan dengan Arsenal di Piala Carabao pekan ini, Rosenior, yang merupakan manajer Chelsea, justru merasa heran dengan banyaknya kritik terhadap Arsenal. Ia berpendapat bahwa Arsenal juga sama baiknya saat menguasai bola dan mampu mencetak gol dari permainan terbuka.
“Saya tidak tahu mengapa mereka dipanggil ‘Set Piece FC’ – saya sih gak manggil begitu,” ujar Rosenior seperti dikutip dari ESPN. “Arsenal bagus dalam segala hal. Mereka tim bagus. Saya tidak ingin bicara soal yang lalu-lalu. Anda harus bisa memaksimalkan 1 persen dari kemampuan tim untuk bisa menang dengan segala cara,” tambahnya.
“Mereka tim yang bagus juga tanpa bola,” tegas Rosenior.






