Jeremie Frimpong mengungkapkan rasa lega luar biasa setelah mencetak gol pertamanya di Anfield. Gol tersebut menjadi penanda kebangkitan bek sayap Liverpool itu setelah berjuang keras melawan cedera yang menghambat adaptasinya sejak bergabung dengan klub.
Momentum Kebangkitan Frimpong
Frimpong, yang direkrut pada musim panas tahun lalu, awalnya diharapkan menjadi andalan baru di sisi kanan pertahanan Liverpool. Namun, cedera hamstring yang dialaminya membuat ia harus menepi selama 88 hari, membatasi penampilannya hanya dalam 15 pertandingan sejauh ini.
Meskipun sempat mencetak gol pada ajang Community Shield di bulan Agustus, situasi semakin berat bagi Frimpong. Golnya ke gawang Barnsley dalam kemenangan 4-1 Liverpool di babak ketiga Piala FA, Selasa (13/1/2026), menjadi momen krusial. Gol ini tidak hanya membuka keran golnya di kandang, tetapi juga menandai kebangkitannya, terbukti dari penampilannya yang konsisten dalam enam laga terakhir di semua kompetisi.
Ungkapan Hati Sang Pemain
Frimpong tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. “Persis banget. Ini gol pertama saya di kandang. Gol ini sangat berarti bagi saya karena jelas saya cedera hampir sepanjang waktu di Liverpool. Mencetak gol ini benar-benar melegakan,” ungkap Frimpong seperti dikutip dari situs resmi klub.
Ia juga menceritakan momen di balik gol tersebut, merujuk pada kritik yang sempat diterimanya saat pertandingan melawan Arsenal. “Saya merasa sedikit dikritik saat melawan Arsenal di kandang, karena alih-alih mengoper ke Flo (Wirtz), seharusnya saya langsung menembak. Saya cuma berpikir kali ini saya akan menendangnya sekuat tenaga! Saya hanya ingin menembak dan saya mengambil kesempatan itu.”
Gol ini diharapkan menjadi titik balik bagi Frimpong untuk menunjukkan kualitas terbaiknya dan memberikan kontribusi maksimal bagi Liverpool di sisa musim.






