— Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan akan menambah fasilitas olahraga setelah muncul fenomena “liga aspal”, turnamen sepak bola anak-anak yang digelar di jalanan dan area kosong.

Pramono menjelaskan anak-anak memilih bermain di jalanan karena keterbatasan fasilitas olahraga di kota. Ia menyinggung besarnya jumlah penduduk Jakarta sebagai salah satu penyebab.

“Tapi karena keterbatasan fasilitas di Jakarta dengan jumlah penduduk yang sebegini banyak, 11 juta orang,” ujarnya.

Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi DKI berupaya menambah fasilitas olahraga, namun prosesnya memerlukan tahapan dan tidak bisa sekaligus.

“Sehingga dengan demikian, Pemerintah DKI Jakarta tetap berpikir untuk menyediakan fasilitas olahraga bagi anak-anak, walaupun belum semuanya bisa dilakukan, tetapi beberapa sekarang ini kita bangunkan kembali,” tuturnya.

Video Viral dan Lokasi Pertandingan

Sebelumnya, video anak-anak muda bertanding bola di lahan tidur KAI ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, mereka menggelar liga bola di lahan aspal tersebut.

Lapangan dibuat sederhana dengan cat putih sebagai garis lapangan dan dua gawang dipasang di tiap ujung. Liga itu menjadi arena tanding yang cukup ramai menarik perhatian penonton.

Beberapa tim bertanding di lapangan di atas lahan tidur KAI itu. Liga digelar setiap akhir pekan dan diatur oleh karang taruna setempat.

Lahan KAI tersebut berada di RW 08 Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Lokasinya tidak jauh dari permukiman warga.