— Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera memperbaiki lift jembatan penyeberangan orang (JPO) yang rusak. Instruksi itu ditujukan agar fasilitas dapat kembali dipergunakan publik, terutama penyandang disabilitas dan lansia.

Permintaan perbaikan disampaikan Pramono di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (15/7/2026), menegaskan perbaikan harus dilakukan secepatnya oleh OPD terkait.

Pramono mengatakan akan meminta jajaran terkait mengecek kondisi lift JPO di kawasan Senayan setelah menerima laporan bahwa fasilitas tersebut telah berbulan-bulan tidak berfungsi.

“Padahal saya sudah meminta kepada semua OPD, kalau ada kerusakan lift segera diperbaiki,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (15/7/2026).

Pramono menambahkan pihaknya akan melakukan pengecekan khusus untuk lokasi yang dilaporkan bermasalah.

“Yang Senayan, karena saya belum tahu ya, nanti saya minta untuk dicek,” lanjutnya.

Politikus senior PDIP itu menilai sebagian besar lift JPO di Jakarta saat ini sudah kembali beroperasi. Ia menyebut ada sejumlah lokasi yang sebelumnya sempat mengalami kendala namun kini telah diperbaiki.

“Tetapi yang lain-lain rasanya sekarang ini lift-nya sudah jalan, termasuk yang dulu dikhawatirkan di Sarinah, kemudian di beberapa tempat,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono menyinggung pentingnya menjaga fasilitas publik. Menanggapi laporan pencurian CCTV di salah satu JPO di Jakarta Pusat, ia menegaskan fasilitas umum merupakan aset yang harus dijaga bersama oleh masyarakat.

Pramono mewanti-wanti tidak akan memberikan bantuan sosial kepada pelaku pencurian fasilitas publik apabila terbukti merupakan penerima bantuan dari Pemprov DKI.

“Kalau memang kemudian orang yang mengambil itu bisa kita ketahui, misalnya apakah penerima bansos atau penerima fasilitas yang dimiliki Pemerintah DKI Jakarta, saya tidak akan kompromi, kita tidak akan berikan lagi kepada yang bersangkutan. Karena fasilitas publik itu harus dijaga bersama,” tegasnya.