Barcelona – Direktur Olahraga Barcelona, Deco, menyatakan keyakinannya bahwa timnya mampu membalikkan keadaan meski mengalami kekalahan telak 0-4 dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey. Ia menegaskan bahwa Barcelona memiliki sejarah comeback spektakuler di kandang mereka, Camp Nou.
Tugas Berat di Leg Kedua
Barcelona menelan kekalahan telak 0-4 dari Atletico Madrid di Stadion Riyadh Air Metropolitano. Empat gol tuan rumah dicetak melalui gol bunuh diri Eric Garcia, serta gol dari Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez. Situasi semakin sulit bagi Barcelona setelah Eric Garcia diganjar kartu merah pada menit ke-85, membuat tim harus bermain dengan sepuluh pemain.
Hasil ini memberikan tugas yang sangat berat bagi Barcelona di leg kedua yang akan digelar di Camp Nou. Mereka wajib menang dengan selisih lebih dari empat gol untuk bisa lolos ke babak final.
Sejarah Comeback di Camp Nou
Meskipun demikian, Deco tetap optimis. Keyakinannya didasarkan pada rekam jejak Barcelona yang pernah beberapa kali melakukan comeback luar biasa di Camp Nou. Salah satu momen paling diingat adalah ketika Barcelona menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions musim 2016/2017.
Saat itu, Barcelona kalah 0-4 di kandang PSG pada leg pertama. Namun, secara dramatis, Blaugrana berhasil membalikkan keadaan dengan kemenangan 6-1 di Camp Nou pada leg kedua, sehingga unggul agregat 6-5 dan melaju ke perempatfinal.
“Barça dan tim ini telah berkali-kali menunjukkan bahwa ada banyak kebangkitan spektakuler di Camp Nou. Ini akan sulit, tetapi bukan tidak mungkin,” ujar Deco seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
Deco menambahkan, “Akan ada peluang untuk mencoba, kami akan bermain di kandang, dengan lapangan yang lebih baik, dengan gaya permainan kami, dan kami akan mencoba mencetak gol.”
Pertandingan leg pertama semifinal Copa del Rey ini sendiri diwarnai dominasi Atletico Madrid yang berhasil mengempur pertahanan Barcelona dan mencetak empat gol tanpa balas.






