London – Chelsea kembali menelan pil pahit saat berhadapan dengan Arsenal. The Blues dipastikan tersingkir dari Carabao Cup 2025/2026 setelah kalah di leg kedua semifinal, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini melanjutkan tren negatif Chelsea saat bertemu rival sekotanya tersebut.
Arsenal Tahan Imbang Chelsea di Emirates
Bertandang ke Emirates Stadium, Chelsea sejatinya bertekad membalikkan keadaan setelah tertinggal satu gol di leg pertama. Menurunkan skuad terbaiknya, tim asuhan Liam Rosenior itu tampil agresif. Chelsea melepaskan total 14 upaya tembakan, namun hanya satu yang berhasil mengarah tepat ke gawang Arsenal.
Arsenal, yang lebih banyak memilih bertahan, berhasil meredam setiap serangan Chelsea sepanjang 90 menit waktu normal. Pertandingan baru menemui titik terang pada menit ke-97.
Gol Havertz Pastikan Kemenangan Arsenal
Kai Havertz menjadi pahlawan bagi Arsenal setelah mencetak gol pada menit ke-97. Gol tersebut tidak hanya memastikan kemenangan Arsenal 1-0 di leg kedua, tetapi juga mengukuhkan keunggulan agregat 4-2 atas Chelsea. Kemenangan ini membawa Arsenal melaju ke final Carabao Cup untuk pertama kalinya dalam delapan tahun terakhir.
Sementara itu, Chelsea harus mengubur impiannya meraih trofi musim ini. Hasil ini semakin menegaskan dominasi Arsenal atas Chelsea dalam beberapa pertemuan terakhir.
Dominasi Arsenal atas Chelsea Berlanjut
Statistik menunjukkan betapa inferiornya Chelsea saat menghadapi Arsenal. Dalam 10 pertemuan terakhir di seluruh kompetisi, Chelsea tercatat tidak pernah meraih kemenangan. Rinciannya, The Blues hanya mampu mengumpulkan tiga hasil imbang dan sisanya berakhir dengan kekalahan.
Tren buruk ini juga dialami oleh para pelatih Chelsea. Lima manajer terakhir yang menangani Chelsea tidak mampu sekalipun mengalahkan Arsenal. Bagi Liam Rosenior, ini merupakan kekalahan kedua dari Arsenal setelah sebelumnya juga takluk di liga pada bulan lalu.






