TikToker Vadel Badjideh melalui kuasa hukumnya telah mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) terkait kasus persetubuhan dan aborsi yang menjeratnya. Permohonan ini tercatat dengan nomor perkara 1329 K/PID.SUS/2026 dan kini tengah dalam proses pemeriksaan oleh majelis hakim.
Kakak kandung Vadel, Bintang Badjideh, membenarkan bahwa adiknya masih menempuh jalur hukum terakhir di tingkat kasasi. “Masih proses dari Kak Oya (pengacara) sendiri di sana. Masih nunggu,” ujar Bintang saat ditemui di Cipinang, Jakarta Timur, pada Sabtu (07/02/2026).
Hal senada disampaikan oleh Martin Badjideh, yang menegaskan keluarga masih menanti perkembangan terbaru dari kuasa hukum. “Kasasi. Iya, nunggu update dari Kak Oya,” ucap Martin singkat ketika dikonfirmasi mengenai upaya hukum terakhir Vadel.
Meskipun menghadapi situasi hukum yang berat, keluarga Badjideh mengaku masih menyimpan harapan terhadap hasil proses kasasi tersebut. “Insyaallah, bismillah,” tutur Martin, menyiratkan keyakinan di tengah ketidakpastian.
Beban Emosional Menjelang Ramadan
Menjelang bulan Ramadan, keluarga Vadel mengaku merasakan beban emosional yang semakin berat. Doa dari sang ibu disebut menjadi sumber kekuatan utama mereka dalam menghadapi cobaan ini.
“Mama sih yang kencang banget doanya. Yang selalu kalau kita lagi di rumah, atau lagi di meja makan, suka dengerin dia nangis. Nyesek di hati,” ungkap Martin dengan suara lirih. Ia menambahkan bahwa keluarga kerap mencoba menenangkan sang ibu di tengah situasi sulit ini. “Kadang kita samperin, ‘tenang Ma, semuanya ada jalannya, nggak ada yang nggak mungkin’,” tuturnya.
Martin mengakui bulan puasa tahun ini akan terasa berbeda bagi keluarga mereka. “Berat dirasa, cuman memang kita mesti jalanin. Mesti harus ada ikhlas di dalam diri. Karena di dalam kesulitan itu bareng sama kemudahan, itu yang kita pegang,” katanya, menunjukkan ketabahan.
Kunjungan Keluarga dan Dampak Emosional Vadel
Bintang memastikan keluarga akan tetap menjenguk Vadel selama bulan Ramadan hingga Lebaran. “Selalu. Bismillah selalu. Semoga dikasih sehat sama Allah biar masih bisa support Vadel,” ujar Bintang, menunjukkan dukungan tanpa henti.
Selain itu, Martin juga mengungkapkan kondisi emosional Vadel saat sempat bertemu dengan keponakannya setelah dipindahkan dari Cipinang. Menurutnya, pertemuan tersebut justru menjadi momen yang sangat berat bagi sang adik.
“Sudah sempat dipertemukan. Cuma saya nggak mau sering, karena dia paling drop kalau keponakan datang. Dia nggak kuat,” kata Martin. Pertemuan tersebut hanya terjadi dua kali. Setelahnya, kondisi mental Vadel disebut menurun drastis. “Habis itu minggu depannya kita ketemu, dia kayak rada nge-down. Dia suka nanya, ‘keponakan datang nggak?’ Kalau nggak, ya sudah, makin down. Itu pasti nyentak di batin dia,” tutup Martin.






