JAKARTA – Penyanyi Shanty membagikan pengalaman pahitnya menjadi korban aksi candid camera di kamar mandi studio foto milik Budi Han pada tahun 1997. Video dirinya dan beberapa artis lain, termasuk Sarah Azhari yang sedang berganti pakaian, tersebar dan dijual dalam bentuk VCD. Kejadian ini menimbulkan kemarahan dan kekesalan mendalam bagi Shanty.
Shanty bersama artis lain yang menjadi korban menyeret pelaku ke ranah hukum. “Buat teman-teman yang mau merintis selalu ada agensi, di antar oleh adult atau orang tua yang lebih paham dengan lingkungan sekitar. Ada aja oknum-oknum biadab yang sengaja memanfaatkanmu,” pesan Shanty saat mengisi acara Rumpi: No Secret, Kamis (22/1/2026).
Ia mengenang momen tersebut terjadi saat kariernya di dunia hiburan baru saja dimulai. “Itu aku baru mulai. Itu casting iklan, sebelum MTV, sebelum nyanyi, sebelum apa berarti itu 16 tahunan. Akhirnya, waktu itu kita keluar bersama beberapa artis lain. Jujur aku sangat tersinggung banget. Pelecehan dong,” tegas Shanty.
Penyanyi yang populer dengan lagu “Oh Kasih” ini bersyukur didampingi ibundanya melewati masa sulit tersebut. Ibundanya memberikan nasihat saat mereka pertama kali muncul di hadapan publik pasca kejadian. “Kita ke pengadilan, kita seret pelaku ke pengadilan. Ibu aku, ‘Neng kalau kamu ditanya sama wartawan tetap tenang’. Keluar persidangan diserbu wartawan. Tahu siapa yang ngamuk? Si ibu…. Aaaku sampai katanya disuruh hold emosi,” ceritanya.
Kini, sebagai seorang ibu, Shanty mengaku memiliki naluri protektif yang kuat terhadap anaknya. “Sekarang aku jadi seorang ibu. Siapapun yang menyakiti anakku, mama bear-nya keluar. Jadi insting keibuan,” ungkapnya.
Pada awalnya, Shanty merasa sangat marah karena pelaku tidak mendapatkan hukuman yang setimpal. Namun, seiring bertambahnya usia, ia mampu melepaskan beban tersebut. “Marah sekali ya kayaknya pelakunya nggak kena apa-apa. Itu yang aku gemas. I let go a lot of things, dengan bertambahnya umur, enaknya kita nggak menahan sesuatu yang di luar kontrol kita. Melihat hidup dari perspektif yang sangat beda itu tahun kemarin. I opening banget, banyak banget punya perspektif baru dalam kehidupan,” tuturnya.
Perempuan yang merayakan ulang tahun ke-47 pada 30 Desember 2025 ini melihat kejadian tersebut sebagai bagian dari rencana Tuhan. “We stop playing victim, we stop blaming. Jadi merasa itu aja, kayak hilang aja. Everything go untuk menjadikan versi kamu yang terbaik,” tegas Shanty.






