Selebriti

Saksi di Sidang Ammar Zoni: Dijanjikan Upah Rp 100 Ribu per Minggu untuk Antar Sabu

Advertisement

Seorang saksi bernama Jaya mengaku pernah diminta oleh aktor Ammar Zoni untuk menjadi kurir dadakan pengedar narkoba jenis sabu di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba. Jaya, yang baru bebas pada April 2025, memberikan kesaksian di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (12/2/2026).

Kesaksian Kurir Narkoba

Jaya mengungkapkan bahwa Ammar Zoni memintanya mengantarkan barang haram tersebut kepada tahanan lain bernama Andi. Barang tersebut dibungkus menggunakan gulungan tisu dan diantar ke blok tahanan lain.

“Saudara pernah disuruh Ammar nganterin barang ini? Ke siapa?” tanya Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jaya menjawab, “Pernah (disuruh Ammar antar barang) ke Andi. Barang dibungkus gulung tisu ke blok lain.”

Terkait upah, Jaya mengaku belum menerima bayaran, namun dijanjikan imbalan sebesar Rp 100 ribu per minggu. “Kalau itu belum dikasih upah, tapi dijanjikan seminggu Rp 100 ribu,” ujar Jaya.

Aplikasi Zangi sebagai Alat Komunikasi

Dalam kesaksiannya, Jaya juga mengetahui mengenai penggunaan aplikasi Zangi yang diduga menjadi alat komunikasi Ammar Zoni untuk mengedarkan narkoba. Ia mengaku diminta untuk mengunduh aplikasi tersebut.

“Saudara tahu aplikasi Zangi? Kamu punya?” tanya jaksa. Jaya membenarkan, “Tahu. Punya. Saya disuruh download sama Bang Ammar. Semuanya dia yang daftarin. Katanya ‘Coba download aja, nanti kalau ada yang pesan nge-chat-nya ke situ’.”

Advertisement

Jaya kemudian menjelaskan bahwa dirinya menerima pesan dari orang-orang terdekat Ammar Zoni, seperti Andi, Ngantuk, dan Asep. Setelah menerima pesanan, ia akan melaporkan kepada Ammar Zoni karena barangnya berada pada Ammar.

Transaksi dan Penggunaan Sabu

Mengenai transaksi penjualan sabu, Jaya mengaku tidak mengetahuinya. “Masalah pembayaran gimana?” tanya jaksa. “Pembayaran saya gak tahu, itu urusan mereka sama Bang Ammar,” jawab Jaya.

Jaya juga mengaku pernah ditawari untuk memakai sabu secara gratis oleh Ammar Zoni. Ia mengaku menggunakannya dengan alat bong hisap sabu. “Saya pakai di atas atau kadang di bawah. Biar segar aja,” aku Jaya.

(pus/dar)

Advertisement