Sepakbola

Raheem Sterling Tinggalkan Chelsea, Bisnis Merugi The Blues Rp 1,1 Triliun

Advertisement

Jakarta – Raheem Sterling akhirnya resmi meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan Feyenoord. Kepindahan ini mengukuhkan statusnya sebagai salah satu rekrutan terburuk dalam sejarah klub London Barat tersebut.

Chelsea dan Raheem Sterling sepakat mengakhiri kontrak pada Januari 2026. Setelah sempat tanpa klub, Sterling akhirnya menemukan pelabuhan baru di Feyenoord dengan ikatan kerja hingga akhir musim 2025/26. Kepindahan ini setidaknya memberinya kesempatan bermain lagi, setelah musim ini ia sama sekali belum pernah merumput.

Dihimpun dari berbagai media Inggris, Chelsea merekrut Sterling dari Manchester City pada bursa transfer musim panas 2022. The Blues rela merogoh kocek sebesar 56 juta Euro, atau setara dengan Rp 1,1 triliun jika dikonversikan dengan kurs saat ini. Angka yang fantastis, mengingat rekam jejak Sterling yang mentereng bersama City, di mana ia menjadi andalan tim dan meraih empat gelar juara.

Tak hanya biaya transfer yang besar, Chelsea juga memberikan gaji fantastis kepada Sterling. Ia menerima 325 ribu Pounds per pekan, atau sekitar Rp 7,4 miliar. Gaji ini menempatkannya sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Primer Inggris.

Advertisement

Namun, perjalanan Sterling di Stamford Bridge jauh dari mulus. Selama berseragam Chelsea, ia tampil dalam 81 pertandingan, mencetak 19 gol, dan memberikan 15 assist. Sempat dipinjamkan ke Arsenal pada musim 2024/25 dengan harapan dipermanenkan, Sterling justru lebih banyak menghangatkan bangku cadangan dan akhirnya dikembalikan ke Chelsea.

Chelsea sejatinya sempat berupaya menjual Sterling pada bursa transfer musim panas 2025. Namun, sang pemain enggan pindah terlalu jauh dari London. Tawaran pinjaman dari West Ham United dan Fulham sempat muncul, namun Chelsea hanya bersedia melepasnya secara permanen. Akibatnya, Sterling dibekukan dari skuad utama musim ini dan hanya diizinkan berlatih bersama tim akademi.

Kepindahan Sterling kali ini tidak memberikan keuntungan finansial bagi Chelsea. Klub berjuluk The Blues itu harus menelan kerugian atas investasi besar yang mereka keluarkan.

Advertisement