Bulutangkis

Putri Kusuma Wardani Akui Terbebani Status Nomor 1, Jadikan Motivasi untuk Junior

Advertisement

Jumat, 23 Januari 2026 – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, mengungkapkan perasaannya yang campur aduk antara terbebani dan termotivasi oleh statusnya sebagai pemain nomor satu di Indonesia. Posisi ini memberikannya tanggung jawab ganda, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk memotivasi generasi penerus.

Tekanan dan Motivasi Ganda

“Pasti ada pressure tersendiri. Jadi kayak bermain sendiri juga enggak enak karena tak ada temannya. Kalau ada teman pasti saling menyemangati satu sama lain. Tapi di balik itu, aku jadikan motivasi saja, supaya junior-junior bisa termotivasi mengejar,” ujar Putri Kusuma Wardani, Jumat (23/1/2026).

Sebelumnya, Putri kerap berada di bawah bayang-bayang rekan satu timnya, Gregoria Mariska Tunjung. Namun, seiring waktu, pebulu tangkis yang juga berpangkat Briptu ini menunjukkan peningkatan performa yang signifikan di berbagai turnamen.

Progres Gemilang di Tur BWF 2025

Perjalanan Putri di tur BWF 2025 menjadi bukti nyata progresnya. Ia berhasil meraih gelar runner-up di Hylo Open dan Australia Open, serta mencapai babak semifinal di Korea Open, Kejuaraan Dunia, Swiss Open, dan Thailand Masters. Prestasi ini mengantarkannya masuk jajaran tujuh besar dunia dan kerap menjadi pemain unggulan.

Salah satu momen penting adalah saat ia tampil sebagai unggulan kedua dan andalan Indonesia di Daihatsu Indonesia Masters tahun ini. Sayangnya, langkah Putri terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari Huang Yu-Hsun dari Taiwan. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 17-21, 21-19, 17-21.

Advertisement

“Untuk secara keseluruhan (Indonesia Masters) sebenarnya puas, cuma saya belum bisa menghasilkan yang terbaik, karena lawan juga pasti mempersiapkan strategi dan pola bermain yang sangat luar biasa,” aku Putri.

Persiapan Menuju All England

Setelah gelaran Indonesia Masters, Putri dijadwalkan akan mengikuti turnamen All England pada Maret mendatang. Ia memilih untuk tidak berpartisipasi dalam Thailand Masters yang digelar pekan depan. Jeda waktu ini akan dimanfaatkan Putri untuk fokus pada pemulihan fisik dan perbaikan teknik.

“Bisa rest dan yang lebih penting bisa latihan. Jadi aku bisa memperbaiki kesalahan dan kekurangan di tiga turnamen kemarin. Kalau recovery mungkin untuk memulihkan fisik saja,” jelas juara Korea Masters 2024 itu.

Advertisement