Jakarta – Indonesia Masters 2026 akan menyajikan duel sesama wakil Merah Putih di sektor ganda putra. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dijadwalkan bersua dengan kompatriotnya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, pada babak perempat final turnamen Super 500 ini.
Ulangan Final Australia Open
Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua pasangan pernah bertemu di partai puncak Australia Open tahun lalu. Saat itu, Fajar/Fikri harus mengakui keunggulan Indra/Joaquin dalam laga yang berakhir dengan skor 20-22, 21-10, 18-21.
Perjalanan Menuju Perempat Final
Fajar/Fikri berhasil menjejakkan kaki di perempat final setelah menyingkirkan sesama wakil Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, di babak 16 besar. Pasangan yang juga menjuarai China Open 2025 itu menang dalam pertarungan tiga gim dengan skor 21-16, 18-21, 21-13 dalam durasi 61 menit.
Sementara itu, Indra/Joaquin juga menunjukkan performa gemilang. Mereka sukses melaju ke babak delapan besar setelah mengalahkan unggulan kedelapan asal Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, melalui pertarungan ketat 14-21, 21-18, 24-22.
Ambisi Kedua Pasangan
Kemenangan ini memastikan kedua ganda putra andalan Indonesia tersebut akan saling berhadapan untuk memperebutkan satu tiket ke semifinal. Momen ini menjadi kesempatan bagi Fajar/Fikri untuk membalas kekalahan di Australia Open, sekaligus bagi Indra/Joaquin untuk membuktikan dominasi mereka.
Nikolaus Joaquin mengungkapkan antusiasmenya menghadapi Fajar/Fikri di pertandingan resmi. “Jujur ingin lawan senior karena ini di pertandingan. Saya ingin banget lawan mereka. Kalau di latihan kan enggak enak karena senior, kalau di pertandingan sudah bodo amat. Makanya ini momen yang saya tunggu, saya ingin menang lawan mereka,” ujarnya.
Rekan duetnya, Raymond Indra, menambahkan, “Mungkin kalau di latihan masih ada enggak enaknya kalau sama mereka. Kalau di pertandingan lebih bebas, ya lebih nothing to lose saja.”
Di sisi lain, Fajar Alfian menyatakan kesiapannya menghadapi Indra/Joaquin. “Siapa pun lawannya, kami harus siap. Mereka punya power yang bagus, jadi kami harus benar-benar siap secara fisik dan mental,” kata Fajar.






