Sepakbola

Real Madrid Pertahankan Gelar Klub Terkaya Dunia, Liverpool Dominasi Inggris

Advertisement

London – Real Madrid kembali memuncaki daftar klub terkaya di dunia pada tahun 2026, menurut laporan firma keuangan Deloitte. Sementara itu, Liverpool tampil sebagai klub dengan penghasilan terbesar di Inggris untuk pertama kalinya.

Madrid Kokoh di Puncak Meski Tanpa Trofi

Real Madrid berhasil mempertahankan posisinya sebagai klub terkaya dengan total pendapatan mencapai 1,01 miliar paun, atau setara dengan hampir Rp 25 triliun. Pencapaian ini diraih meskipun tim ibu kota Spanyol tersebut tidak memenangkan trofi apapun pada musim sebelumnya. Pendapatan Madrid mayoritas berasal dari sektor komersial sebesar 518 juta paun, diikuti oleh hak siar televisi sebesar 292 juta paun, dan pendapatan dari tiket pertandingan sebesar 203 juta paun. Setelah dipotong biaya gaji pemain dan staf pelatih yang mencapai 446 juta paun, Madrid mencatatkan laba bersih sebesar Rp 24,9 triliun.

Barcelona Kembali ke Tiga Besar

Di posisi kedua, rival abadi Real Madrid, Barcelona, berhasil merangsek naik ke peringkat tiga besar dengan pendapatan 851 juta paun. Ini menandai kembalinya Barcelona ke jajaran elit peringkat Deloitte sejak musim 2019/2020, sekalipun mereka harus bermain di luar stadion Camp Nou yang sedang dalam tahap renovasi.

Dominasi Liga Primer Inggris

Liga Primer Inggris menunjukkan dominasinya dalam daftar 20 klub terkaya, dengan sembilan klub berhasil masuk. Liverpool, yang berada di posisi kelima secara keseluruhan dengan pendapatan 729 juta paun, untuk pertama kalinya menjadi tim Inggris terkaya. Mereka mengungguli Manchester City yang berada di posisi keenam dengan 725 juta paun.

Arsenal menempati posisi ketujuh dengan 717 juta paun. Sementara itu, Manchester United mengalami penurunan signifikan ke posisi kedelapan secara keseluruhan, dan keempat di Inggris, dengan pendapatan 692 juta paun. Penurunan ini disebabkan oleh performa buruk musim lalu dan absennya mereka di kompetisi Eropa musim ini, serta tersingkirnya mereka dari Piala FA dan Carabao Cup.

Posisi kedelapan ini merupakan peringkat terburuk bagi Manchester United sejak Deloitte pertama kali merilis daftar ini 29 tahun lalu. Terakhir kali Setan Merah memuncaki daftar ini adalah pada tahun 2017, yang merupakan kali kesepuluh dalam sejarah mereka.

Advertisement

Posisi Klub Lainnya

Melengkapi posisi 10 besar adalah Tottenham Hotspur di urutan kesembilan dengan 587 juta paun, dan Chelsea di posisi kesepuluh dengan 510 juta paun. Tiga klub dari Spanyol, Italia, dan Jerman masing-masing memiliki dua wakil di 20 besar, sementara Prancis dan Portugal masing-masing mengirimkan satu wakil.

Analisis Pakar Deloitte

Tim Bridge, perwakilan dari Deloitte Sports Business Group, menyoroti perubahan lanskap pendapatan klub-klub sepak bola.

“Jika Anda melihat lagi 10 atau 15 tahun yang lalu, dan Anda melihat pendapatan pertandingan Manchester United, mereka adalah pemimpin di industri ini,” kata Bridge seperti dikutip BBC Sports.

“Jika Anda melihat kemampuan mereka untuk menghasilkan pendapatan komersial, itu jadi tolok ukur semua orang untuk memasuki pasar dan menetapkan strategi mereka. Saya rasa hal itu tidak lagi berlaku,” tambahnya.

Tabel 10 Besar Klub Terkaya Versi Deloitte (2026)

Peringkat Klub Pendapatan Tiket (juta £) Pendapatan Hak Siar TV (juta £) Pendapatan Komersial (juta £) Total Gaji (juta £) Total Pendapatan Bersih (juta £)
1 Real Madrid 203 292 518 446 1.013
2 Barcelona 183 212 456 460 851
3 Bayern Munich 128 220 403 391 751
4 Paris Saint-Germain 154 256 320 475 730
5 Liverpool 131 280 319 437 729
6 Manchester City 78 289 356 412 723
7 Arsenal 160 283 274 351 717
8 Manchester United 166 180 346 353 692
9 Tottenham Hotspur 131 168 288 258 587
10 Chelsea 90 211 209 367 510

Keterangan: Angka dalam satuan juta paun. Total bersih dihitung dari (Pendapatan Tiket + Pendapatan Hak Siar TV + Pendapatan Komersial) – Total Gaji. Kurs 1 paun = Rp 22.172,80.

Advertisement