Fenerbahce akhirnya berhasil mendatangkan gelandang N’Golo Kante setelah proses transfernya sempat terhambat. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dilaporkan turut berperan dalam memuluskan kepindahan pemain asal Prancis tersebut.
Kante, yang kontraknya bersama klub Arab Saudi, Al Ittihad, akan berakhir pada musim panas mendatang, sempat batal bergabung dengan Fenerbahce. Hal ini disebabkan oleh kegagalan Al Ittihad melengkapi data transfer ke dalam FIFA Transfer Matching System (TMS) sebelum batas waktu yang ditentukan, meskipun Kante telah dinyatakan lolos tes medis.
Namun, pada Rabu (4/2/2026), jalan Kante menuju Fenerbahce kembali terbuka. Al Ittihad akhirnya setuju untuk melepas sisa kontrak Kante, memungkinkannya untuk pindah dengan status bebas transfer. Kepindahan ini kemudian diumumkan secara resmi oleh Fenerbahce pada hari yang sama.
“Klub kami telah berhasil menyelesaikan transfer N’Golo Kante, seorang tokoh terkemuka di sepakbola,” ujar Presiden Fenerbahce, Sadettin Saran, melalui laman resmi klub. Ia menambahkan, “Atas nama pribadi dan klub, saya ingin menyampaikan terima kasih saya kepada Presiden kami, Recep Tayyip Erdogan, atas dukungan signifikan beliau dalam membawa proses ini ke kesimpulan yang positif, yang akan berkontribusi pada perkembangan Fenerbahce dan sepak bola Turki.”
Penyebutan “dukungan signifikan” dari Erdogan dalam pengumuman tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana keterlibatan seorang kepala negara dalam sebuah transfer sepak bola. Erdogan, yang dikenal sebagai penggemar Fenerbahce, dikabarkan meminta bantuan langsung kepada Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, saat keduanya bertemu di Riyadh pada Selasa (3/2).
Menurut Burak Dogan, seorang jurnalis dari surat kabar harian Yeni Safak yang dikutip oleh situs Middle East Eye, seorang anggota Direksi Fenerbahce menghubungi delegasi Presiden Erdogan menjelang kunjungan ke Arab Saudi. “Masalah tersebut disampaikan langsung kepada Presiden Erdogan, dan detail prosesnya dijelaskan kepadanya secara langsung,” ujar Dogan.
Sebelum pertemuan resmi, Erdogan dilaporkan membahas isu ini dengan Mohammed bin Salman. “Karena tidak ingin menolak permintaan Presiden Erdogan, Putra Mahkota Mohammed bin Salman menginstruksikan Al-Ittihad dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi untuk membuka kembali diskusi dan menyelesaikan proses transfer,” jelas Dogan.
Kante sendiri dikabarkan akan menerima gaji bersih sebesar 8 juta Euro di luar bonus dalam kontraknya yang berlaku hingga Juni 2028. Angka ini lebih rendah dibandingkan pendapatannya di Al Ittihad yang diperkirakan berkisar antara 24-25 juta Euro. Sementara itu, Al Ittihad dilaporkan menerima empat juta Euro dari Fenerbahce sebagai tebusan sisa kontrak Kante.






