Berita

Pesawat ATR Jatuh di Pangkep, Evakuasi Korban Terkendala Cuaca Buruk

Advertisement

Proses evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, memasuki hari ketiga pada Senin, 19 Januari 2026. Tim SAR gabungan masih berupaya mengevakuasi para korban, namun terkendala cuaca buruk yang menyelimuti area titik jatuhnya pesawat.

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menyatakan bahwa evakuasi akan dilanjutkan hari ini dengan menggunakan kombinasi jalur udara dan darat. “Opsi evakuasi besok adalah evakuasi dengan jalur udara Helikopter Caracal akan mencoba mendarat di puncak untuk melakukan evakuasi menggunakan metode hoist (ditarik dari helikopter). Apabila kondisi tidak memungkinkan jalur udara, maka evakuasi dilakukan melalui jalur darat oleh tim SAR gabungan,” ujar Syafii di Kantor Basarnas Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026), dilansir Antara.

Sebelumnya, tim evakuasi darat telah mendirikan tenda di dekat lokasi ditemukannya serpihan pesawat sejak hari kedua. Hingga kini, baru satu korban yang berhasil ditemukan. Korban berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan di jurang sedalam 200 meter.

Sementara itu, program detikSore akan mengulas lebih dalam mengenai peristiwa nahas ini bersama Pengamat dan Konsultan Penerbangan, Gerry Soejatman. Selain itu, acara yang disiarkan langsung di 20.detik.com dan TikTok detikcom pada Senin-Jumat pukul 15.30-18.00 WIB ini juga akan menghadirkan sosok Triyaningsih, ‘Ratu Lari Jarak Jauh Indonesia’.

Advertisement

Triyaningsih, yang telah mengoleksi 11 medali emas SEA Games dan memegang rekor internasional di nomor 5.000 meter, 10.000 meter, hingga maraton, kini aktif sebagai pelatih lari dan menggalang dana untuk anak-anak penderita katarak kongenital melalui kampanye RunForCongenitalCataract.

Acara detikSore juga akan menyajikan analisis pergerakan pasar saham menjelang penutupan IHSG di awal acara. Pemirsa dapat menyampaikan komentar melalui kolom live chat yang tersedia. Slogan acara ini adalah “Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!”.

Advertisement