Berita

Sungai Jaletreng Tercemar Akibat Kebakaran Pabrik Pestisida di Tangsel, DLH Ambil Sampel Air

Advertisement

TANGERANG SELATAN – Sungai Jaletreng di Tangerang Selatan (Tangsel) dilaporkan berubah warna menjadi putih pekat akibat tercemar limbah dari kebakaran pabrik pestisida. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel telah turun ke lokasi untuk melakukan investigasi dan mengambil sampel air.

DLH Ambil Sampel Air untuk Uji Laboratorium

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan DLH Tangsel, Deni Danial, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berada di lapangan untuk mengecek kondisi sungai. “Sudah ke lapangan,” ujar Deni saat dihubungi pada Selasa, 10 Februari 2026. Ia menambahkan bahwa sampel air yang menunjukkan perubahan warna drastis tersebut telah diambil untuk diuji di laboratorium. “Dan juga sudah ambil sampel untuk proses uji labnya,” jelasnya.

Penyebab Pencemaran dan Imbauan

Perubahan warna Sungai Jaletreng menjadi putih diduga kuat merupakan dampak dari kebakaran yang terjadi di sebuah gudang pabrik pestisida di Kecamatan Setu. Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, menyatakan bahwa aliran air dari proses pemadaman kebakaran oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) mengalir ke sungai tersebut. “Betul. Akibat dari kebakaran di pergudangan Taman Tekno,” kata AKP Dhady saat dihubungi pada Senin, 9 Februari 2026.

Akibat pencemaran ini, sejumlah ikan di Sungai Jaletreng dilaporkan mati. AKP Dhady mengimbau masyarakat yang sempat memanen ikan dari sungai tersebut untuk tidak mengonsumsinya guna menghindari risiko keracunan. “Karena ada pemadaman api oleh Damkar, air damkar pemadaman tersebut mengalir ke Sungai Jaletreng. Imbauan bagi masyarakat yang tadi sempat memanen ikan di sungai Jaletreng untuk tidak dikonsumsi karena dikhawatirkan keracunan,” tegasnya.

Advertisement

Kronologi Kebakaran

Kebakaran di pabrik pestisida tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 04.30 WIB pada Senin (9/2). Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh petugas keamanan yang sedang berpatroli di area kejadian. Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

Berdasarkan penyelidikan awal, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah masalah kelistrikan. “Penyebab dari kebakaran tersebut dugaan sementara dari hubungan arus pendek listrik gedung tersebut,” ungkap AKP Dhady. Ia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sementara perhitungan kerugian masih terus dilakukan.

Advertisement