Jakarta – Bahar bin Smith menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Banser berinisial R di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang. Permohonan maaf ini disampaikan melalui sebuah pernyataan video yang diterima wartawan pada Rabu (11/2/2026).
Permohonan Maaf Terbuka
Dalam video tersebut, Bahar bin Smith menyatakan, “Saudara-saudaraku, sebagaimana kita ketahui, dengan adanya kejadian beberapa waktu yang lalu, saya bersama dengan Haji Arif, Haji Edi, dan Pak Dwi menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang menimpa kepada saudara kita Pak Rida.” Ia juga secara khusus meminta maaf kepada Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), organisasi tempat korban bernaung.
“Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada Keluarga Besar GP Ansor, khususnya keluarga kami di GP Ansor Tangerang Banten. Kejadian ini menjadi pelajaran untuk kita semua untuk bersama-sama menjaga ukhuwah Islamiyah,” ujar Bahar. Ia berharap agar ikatan persaudaraan dalam keislaman, keimanan, dan kebangsaan dapat terus terjaga dengan menjunjung tinggi nilai-nilai ukhuwah Islamiyah.
Harapan Menjelang Ramadan
Bahar bin Smith berharap permohonan maafnya dapat diterima menjelang bulan suci Ramadan. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Indonesia. “Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita sebelum kita masuk bulan Ramadan, dan jika kita masuk bulan Ramadan dalam keadaan mulia, dalam keadaan suci dan diampuni segala dosa-dosa kita,” pungkasnya.
Proses Hukum
Sebelumnya, Polres Metro Tangerang Kota telah menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Banser berinisial R. Peristiwa tersebut terjadi pada acara Maulid Nabi di Cipondoh pada September 2025.






