Bulutangkis

Morico Harda Gantikan Harry Hartono sebagai Pelatih Tunggal Putra Utama PBSI

Advertisement

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) secara resmi mengumumkan penunjukan Morico Harda sebagai asisten pelatih tunggal putra utama di Pelatnas Cipayung. Keputusan ini diumumkan melalui akun media sosial resmi PBSI pada Selasa, 3 Januari 2026.

Morico Harda Isi Posisi yang Ditinggalkan Harry Hartono

Penunjukan Morico Harda menjawab spekulasi mengenai pengganti Harry Hartono yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih tunggal putra utama. Harry Hartono diketahui telah bergabung dengan Timnas Malaysia dan kini tercatat sebagai pelatih tunggal putra senior di Badminton Association of Malaysia (BAM).

“PBSI menunjuk Morico Harda sebagai asisten pelatih tunggal putra utama. Morico bergabung per hari ini, 2 Februari 2026. Selamat bertugas Coach,” demikian bunyi pengumuman resmi PBSI.

Rekam Jejak Morico Harda di Dunia Bulu Tangkis

Morico Harda bukanlah nama baru di kancah bulu tangkis Indonesia. Ia memiliki rekam jejak yang mumpuni, baik sebagai mantan atlet maupun pelatih. Sebelumnya, Morico pernah menjabat sebagai asisten pelatih tunggal putri pratama pada tahun 2021.

Pengalamannya juga bertambah saat ia mendampingi tim di Piala Uber 2022 sebagai pelatih bagi Komang Ayu Cahya Dewi dan rekan-rekannya. Pada tahun 2024, Morico yang saat itu melatih sektor tunggal putri pratama di Pelatnas Cipayung, berhasil membawa atletnya, Ni Kadek Dhinda Amartya, menjuarai Indonesia Masters II Super 100 di Surabaya.

Advertisement

Perubahan Struktur Kepengurusan PBSI Lainnya

Selain penunjukan Morico Harda, PBSI juga melakukan beberapa perubahan dalam struktur kepengurusan lainnya. Wahyana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Perwasitan PBSI, kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Bidang Turnamen PBSI.

Posisi Kepala Bidang Perwasitan PBSI yang ditinggalkan Wahyana akan diisi oleh Tommy Oscariano sebagai PLT. PP PBSI berharap agar seluruh amanah yang diberikan dapat dijalankan secara optimal.

“PBSI menaruh harapan besar agar seluruh amanah ini dapat dijalankan secara optimal, saling menguatkan, dan berkesinambungan, demi memperkokoh tata kelola organisasi serta mendukung kemajuan bulutangkis Indonesia secara berkelanjutan,” tutup pernyataan PBSI.

Advertisement