Melbourne – Petenis nomor satu dunia, Carlos Alcaraz, berhasil menjuarai Australia Open 2026 setelah mengalahkan juara 10 kali turnamen, Novak Djokovic, dalam duel empat set yang menegangkan di Rod Laver Arena, Minggu (1/2/2026). Kemenangan ini mengukuhkan gelar Grand Slam ketujuh dalam karier Alcaraz.
Comeback Dramatis dan Sejarah Baru
Pertandingan final Australia Open 2026 antara Alcaraz dan Djokovic berlangsung sengit. Alcaraz sempat tertinggal di set pertama sebelum bangkit dan membalikkan keadaan dengan skor akhir 2-6, 6-2, 6-3, 7-5. Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi gelar Grand Slam Alcaraz, yang sebelumnya telah meraih dua gelar French Terbuka, Wimbledon, dan US Open, tetapi juga mencatatkan sejarah baru.
Pada usia 22 tahun 278 hari, Carlos Alcaraz menjadi petenis termuda yang berhasil meraih career Grand Slam, sebuah pencapaian luar biasa di mana seorang pemain memenangi keempat turnamen Grand Slam (Australia Terbuka, French Terbuka, Wimbledon, dan US Open) setidaknya satu kali dalam kariernya.
Djokovic Tertahan, Kesalahan Fatal Jadi Penentu
Sementara itu, Novak Djokovic harus menunda ambisinya untuk meraih gelar Grand Slam ke-25. Petenis Serbia yang terakhir kali menjuarai Grand Slam pada tahun 2023 ini, harus mengakui keunggulan Alcaraz dalam pertandingan yang berlangsung selama 3 jam tersebut. Kesalahan sendiri (unforced error) menjadi catatan krusial bagi Djokovic, yang tercatat membuat 46 kesalahan, hampir dua kali lipat dari 27 kesalahan yang dibuat oleh Alcaraz.
Pukulan forehand Djokovic yang terlalu panjang di set penentuan menjadi momen yang memastikan kemenangan bagi Alcaraz.
Alcaraz Ungkap Kunci Kemenangan
Carlos Alcaraz mengungkapkan bahwa perubahan taktik dan ketenangan mental menjadi kunci kemenangannya atas Djokovic. Ia memanfaatkan beberapa kesalahan yang dibuat lawannya di set-set akhir.
“Dia membuat beberapa kesalahan yang mudah yang tidak dia lakukan di set pertama, jadi hal itu memberiku banyak ketenangan dan keyakinan. Aku tetap kuat secara mental, berusaha terus bermain dengan solid, dan sedikit mengubah taktik,” ucap Alcaraz dikutip BBC Sport.






