Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, sukses meraih gelar juara di Thailand Masters 2026. Ini merupakan gelar kedua bagi mereka sejak dipasangkan, menunjukkan performa impresif di awal kebersamaan.
Kemenangan Dramatis di Final
Di partai puncak yang digelar di Nimibutr Stadium, Bangkok, Minggu (1/2/2026), Tiwi/Fadia harus berjuang keras menghadapi wakil China, Bao Li Jing/Li Yi Jing. Sempat tertinggal di gim pertama dengan skor 15-21, pasangan Indonesia ini bangkit dengan meyakinkan di dua gim berikutnya, membalikkan keadaan menjadi 21-15 dan 21-18.
Amallia Cahaya Pratiwi Ungkap Kebanggaan
Amallia Cahaya Pratiwi mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini, terutama mengingat ini baru turnamen kedua mereka bersama. Pada Indonesia Masters pekan sebelumnya, mereka terhenti di perempatfinal.
“Alhamdulillah senang sekali bisa juara, apalagi dengan pasangan baru dan bisa bermain dengan baik di sini. Ini akan jadi modal untuk kami di pertandingan ke depannya,” ujar Tiwi usai laga.
Ia mengakui bahwa awal pertandingan tidak berjalan mulus karena permainan yang tergesa-gesa dan banyaknya kesalahan. Namun, kepercayaan diri untuk membalikkan keadaan tetap terjaga.
Siti Fadia Silva Ramadhanti Dedikasikan Gelar untuk Pelatih dan Tim
Sementara itu, Siti Fadia Silva Ramadhanti mendedikasikan gelar juara ini untuk para pelatih dan tim ganda putri Pelatnas PBSI.
“Gelar ini kami dedikasikan untuk Coach Karel dan Coach Nitya serta tim ganda putri Pelatnas PBSI. Karena kami pasangan baru semua, semoga hasil ini bisa memacu teman-teman untuk lebih percaya diri lagi ke depannya,” kata Fadia.
Fadia juga menyatakan kebahagiaannya bisa kembali meraih gelar di Thailand Masters, setelah tahun sebelumnya menjuarainya bersama Lanny. “Senang banget rasanya bisa jadi juara lagi Thailand Masters. Tahun lalu sama Lanny dan tahun ini sama Tiwi, Alhamdulillah masih diberikan kepercayaan sama pelatih dan partner juga, jadi saya berusaha untuk terus kasih yang terbaik,” tambahnya.
Motivasi Tanpa Memandang Level Turnamen
Motivasi terbesar bagi Tiwi/Fadia di laga final adalah memiliki tujuan yang sama untuk meraih kemenangan, tanpa memandang level turnamen. Thailand Masters merupakan ajang BWF Super 300.
“Kami tidak memandang ini level berapa, dimanapun kami dikirim kami harus selalu kasih yang terbaik,” tutup Fadia.






