Berita

Jembatan Penghubung Empat Desa di Pandeglang Ambruk Akibat Hujan Deras, Perbaikan Segera Dilakukan

Advertisement

Pandeglang – Sebuah jembatan yang menjadi akses vital bagi empat desa di Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten, dilaporkan ambruk pada Sabtu (30/1/2026). Jembatan penghubung di Desa Sinarjaya ini runtuh setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras.

Akses Terputus, Warga Terdampak

Peristiwa ambruknya jembatan ini sontak memutus akses utama bagi warga dari empat desa, yakni Desa Sinarjaya, Panjang Jaya, Cikumbuen, dan Ramai. Agis, salah seorang warga setempat, menjelaskan bahwa jembatan tersebut ambruk setelah hujan deras mengguyur wilayahnya. “Sementara diduga karena curah hujan yang deras, dan jembatan sudah tua,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (1/2/2026).

Meskipun akses terputus, Agis memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Tidak ada korban jiwa,” tegasnya.

Kondisi Jembatan dan Rencana Perbaikan

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang, Roni, mengungkapkan bahwa jembatan yang ambruk tersebut telah berusia 31 tahun, dibangun pada tahun 1994. Ia membenarkan bahwa timnya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian.

Advertisement

“Secara fisik lantai jembatan masih bagus, namun abutment (bagian penopang) jembatan sudah tua,” jelas Roni. Jembatan yang memiliki panjang sekitar 7 meter dan lebar 4 meter ini mengalami kerusakan pada bagian penopangnya.

Menyikapi kondisi ini, DPUPR Pandeglang berencana untuk segera membangun jembatan sementara. “Jembatan bailey akan pinjam ke UPTD PJJ Pandeglang, jika tidak ada akan berkomunikasi dengan balai pelaksana jalan nasional,” ungkap Roni mengenai langkah darurat yang akan diambil.

Advertisement