Selebriti

Komedian Dustin Tiffani Jadi Korban Penipuan Mobil Rp 200 Juta, Istri Beri Nasihat Bijak

Advertisement

Komedian dan presenter Dustin Tiffani menjadi korban penipuan senilai Rp 200 juta terkait pembelian mobil. Kasus ini masih bergulir tanpa titik temu yang jelas bagi Dustin.

Dustin Tiffani menceritakan ciri-ciri pelaku yang berhasil menipunya. Pelaku digambarkan sebagai pria muda berpostur tinggi dengan rambut panjang. “Orangnya masih muda, sudah gitu tinggi, sudah gitu rambutnya panjang. Yang satu bininya agak kecil,” kata Dustin Tiffani kepada detikcom saat ditemui di Studio Trans TV, Jakarta, pada Jumat (16/1/2026).

Meskipun telah kehilangan uang dalam jumlah besar, Dustin mengaku sudah mengikhlaskan kerugian pribadinya. Namun, perhatiannya kini tertuju pada banyaknya korban lain yang belum menerima hak mereka.

“Kalau duit sih istilahnya ya wallahualam ya, sudah istilahnya kita juga sudah mengikhlaskan dan lain-lain. Tapi hak orang banyak banget di luar sana yang belum dibayar kewajibannya 3 bulan terakhir, bahkan di Jakarta,” ujar Dustin.

Dugaan penipuan ini tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga dilaporkan meluas ke kota lain. Dustin menyebutkan adanya korban di Purwokerto yang juga mengalami penelantaran, termasuk dalam sektor kuliner.

“Mungkin yang di luar kota juga, di Purwokerto kalau nggak salah, itu dia banyak juga yang ditelantarkan, F&B-nya juga ditelantarkan, mereka-mereka nggak dibayar juga. Itu haknya tolong ditanggungjawabin untuk segera,” ungkapnya.

Dustin berharap pelaku dapat bertanggung jawab dan mengembalikan hak para korban dengan cara apa pun. Ia mengungkapkan dukungan penuh dari sang istri dalam menghadapi cobaan ini.

“Kata istri sudah jadi pembelajaran saja, jangan gampang percaya. Intinya beli yang memang di langsung showroom-nya, dealer-nya, yang jelas pakai nota,” kata Dustin, menirukan nasihat istrinya.

Advertisement

Ia menekankan pentingnya melakukan transaksi di tempat resmi, bukan melalui sistem gadai atau kendaraan yang masih bermasalah. “Iya, benar. Karena kita setelah itu ketipu yang lain-lain juga sempat,” tambahnya.

Sebagai figur publik, Dustin mengaku banyak menerima informasi dari warganet mengenai keberadaan terduga pelaku. Beberapa korban lain bahkan menghubunginya dan meminta agar kasus ini diangkat ke media sosial.

“Banyak yang nelepon. Mereka minta ini diangkat ke social media. Update terakhir, nggak tahu nih lagi ada di mana,” ujarnya.

Dustin juga mengungkapkan bahwa beberapa orang sempat mendatangi rumah terduga pelaku, namun hanya bertemu dengan keluarganya karena pelaku terus menghilang. “Sudah sampai nyamperin ke rumahnya. Dianya hilang, adanya keluarganya doang,” ungkapnya.

Menutup keterangannya, Dustin mengimbau masyarakat, termasuk para pengikutnya di media sosial, untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli.

“Benar, hati-hati. Apalagi followers juga bahaya menurut gue, karena gue baru ketipu juga,” pungkas Dustin.

Advertisement