Selebriti

Kisah Pilu Lula Lahfah: Curhat Ketakutan Sakit Usus Sebelum Meninggal Dunia

Advertisement

Duka mendalam masih menyelimuti keluarga dan sahabat atas berpulangnya selebgram Lula Lahfah pada usia 26 tahun. Kepergiannya yang mendadak diduga akibat sakit yang dideritanya. Momen terakhir bersama Lula dibagikan oleh sahabat dekatnya, Keanu, melalui unggahan di media sosial.

Chat Terakhir Penuh Kecemasan

Pada Kamis (22/1/2026) malam, Keanu menerima pesan terakhir dari Lula yang mengungkapkan rasa takutnya terhadap penyakit yang menyerang tubuhnya. “Nu gw takut. Usus gw masih bengkak penebalan, terus gw harus colonoscopy di teropong, bius total, dimasukin selang kamera dr ***, gw takut bgt,” tulis Lula dalam pesan yang dibagikan Keanu di Instagram.

Colonoscopy sendiri merupakan prosedur medis untuk memeriksa kondisi usus besar dan rektum menggunakan alat berkamera yang dimasukkan melalui anus. Menanggapi kekhawatiran Lula, Keanu berusaha memberikan semangat, “Gapapaaa, everything is gonna be okeeee. Santai, dzikirr.”

Rencana Kejutan yang Tak Terwujud

Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di unit apartemennya pada Jumat (23/1/2026). Obrolan terakhirnya dengan Keanu ternyata berkaitan dengan rencana memberikan kejutan ulang tahun untuk Dara Arafah yang jatuh pada Sabtu (24/1/2026).

“Sudah gitu kan Dara hari ini ultah. Gue kan udah book kamar buat ngonten sekalian surprisein Dara sebelum lo colonoscopy. Kita udah rapih loh dresscode-nya nih item-item, kok lo ga bales-bales sih.., ditelfon ga diangkat angkat… tadinya kita mau culik lu, tapi kata orang rumah lu udah “ga ada”. Kita ga percaya lul apalagi dara.. dia kira kita ngerjain dia,” ungkap Keanu dalam unggahannya.

Riwayat Penyakit yang Diderita

Sebelumnya, Lula Lahfah pernah menjawab pertanyaan netizen mengenai penyakit yang dideritanya. Melalui kolom komentar TikTok pada 2 Januari 2026, ia menyebutkan, “Borongan, ISK (infeksi saluran kemih), usus bengkak radang, batu ginjal, gerd.” Ia juga sempat dirawat di rumah sakit pada malam pergantian tahun 2025-2026.

Advertisement

Pemeriksaan Polisi di Lokasi Kejadian

Berdasarkan laporan kepolisian, tim identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan telah melakukan pemeriksaan mendalam di kamar tempat jenazah Lula Lahfah ditemukan. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan mengonfirmasi bahwa tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan fisik pada tubuh korban.

“Berdasarkan hasil pengecekan awal di TKP oleh tim identifikasi yang dipimpin Ipda Soleh, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan fisik pada tubuh korban,” kata pihak kepolisian dalam keterangan tertulisnya.

Polisi menemukan sejumlah barang bukti medis di kamar tersebut, termasuk beberapa jenis obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). “Di lokasi ditemukan beberapa jenis obat-obatan, serta surat rawat jalan yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). Temuan ini menjadi bagian dari penyelidikan kami,” lanjut keterangan tersebut.

“Korban ditemukan dalam posisi terlentang di kasur berselimut putih. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” tutupnya.

Keluarga memutuskan untuk tidak melakukan otopsi terhadap jenazah Lula Lahfah. Ia telah dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1/2026).

Advertisement