Selebriti

Keisya Levronka Dampingi Ibu Cari Keadilan atas Jatuhnya Sang Adik dari Gedung Kampus

Advertisement

Keisya Levronka turut mendampingi ibundanya, Levi Leonita Davies, dalam upaya mencari keadilan terkait kecelakaan yang menimpa adiknya, Lexi Valleno Havlenda. Lexi mengalami insiden tragis jatuh dari lantai 6 gedung kampus saat mengikuti kegiatan latihan caving (susur gua) yang diselenggarakan oleh organisasi pecinta alam di kampusnya. Dugaan sementara, insiden tersebut disebabkan oleh lepasnya pengait.

Dugaan Kelalaian Kampus dan Organisasi

Ibunda Keisya, Levi Leonita Davies, menyuarakan kekecewaannya terhadap lambatnya respons dan tanggung jawab dari pihak kampus serta organisasi mahasiswa yang terlibat. Ia menilai penanganan pasca-kejadian yang terjadi hampir dua tahun lalu ini belum memuaskan.

Pada Sabtu, 31 Januari 2026, Keisya Levronka bersama kekasihnya, Nyoman Paul, terlihat hadir mendampingi ibunya dalam sebuah pertemuan dengan pihak terkait. Kehadiran mereka terekam dalam foto yang diunggah Levi di media sosial. “Team support ini ikut pertemuan hari ini,” tulis Levi dalam unggahannya pada Minggu, 1 Februari 2026.

Kronologi Insiden Tragis

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada April 2023. Lexi, yang merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Jakarta Barat, terjatuh dari lantai enam gedung kampusnya. Levi menceritakan detail kejadian tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. “Singkat cerita pada hari itu juga ananda terjatuh dari lantai enam gedung kampus dikarenakan pengaitnya terlepas,” jelas Levi.

Advertisement

Penanganan Medis yang Dipertanyakan

Selain insiden jatuhnya Lexi, Levi juga menyoroti penanganan pertama yang dinilai tidak sesuai dengan prosedur medis darurat. Ia mengungkapkan kekhawatirannya karena korban tidak segera dievakuasi menggunakan ambulans, melainkan dengan kendaraan umum.

Akibat insiden tersebut, Lexi mengalami cedera fisik yang parah dan harus menjalani perawatan intensif hingga kini. Levi merinci beberapa cedera fatal yang dialami putranya, di antaranya:

  • Tulang ekor remuk hingga memerlukan pemasangan pen.
  • Trauma ginjal yang bergeser dan sempat tidak berfungsi.
  • Paru-paru terendam cairan darah.
  • Sobekan pada hati.
Advertisement