Mantan kiper legendaris Arsenal dan tim nasional Inggris, David Seaman, melontarkan kritik terhadap gaya selebrasi para penjaga gawang modern. Ia secara spesifik menyoroti aksi Gianluigi Donnarumma yang dianggapnya terlalu berlebihan dalam merayakan sebuah penyelamatan.
Selebrasi Berlebihan Jadi Sorotan
Dalam sebuah podcast bertajuk ‘Beast Mode On’ bersama mantan pesepakbola Adebayo Akinfenwa, Seaman mengungkapkan ketidaknyamanannya melihat kiper merayakan setiap penyelamatan yang berhasil dilakukan. Ia mencontohkan momen Gianluigi Donnarumma, yang notabene adalah salah satu kiper favoritnya saat ini, melakukan selebrasi heboh setelah menggagalkan tendangan Alexis Mac Allister di menit akhir pertandingan antara Manchester City melawan Liverpool.
Penyelamatan krusial tersebut berhasil mencegah Liverpool mencetak gol penyama kedudukan. Namun, alih-alih mengapresiasi aksi Donnarumma, Seaman justru merasa gaya selebrasi tersebut tidak pantas.
Kiper Harus Tahu Kapan Merayakan
Seaman berpendapat bahwa kiper seharusnya tidak merayakan setiap penyelamatan, terutama jika penyelamatan tersebut tidak benar-benar krusial atau menentukan. Ia merasa bahwa kiper yang berlebihan dalam merayakan sebuah save menunjukkan bahwa mereka ‘lebih baik daripada itu’.
“Ketika mereka melakukan itu, saya kayak: ‘Ayolah, kamu lebih baik daripada itu’,” ujar Seaman dalam podcast tersebut, seperti dilansir dari Football Italia.
Lebih lanjut, Seaman menambahkan, “Ketika saya melihat kiper yang barus saja direkrut untuk satu klub dan mereka habis-habisan setelah satu penyelamatan, dan itu bahkan bukan yang benar-benar bagus, saya kira: ‘Apa yang kamu lakukan? Rayakan ketika itu benar-benar berarti sesuatu’. Itu benar-benar bikin saya kesal.”
Pernyataan Seaman ini menggarisbawahi perbedaan pandangan mengenai ekspresi emosi di lapangan, di mana ia menekankan pentingnya proporsionalitas dalam merayakan sebuah pencapaian, sekecil apapun itu.






