Jakarta – Perjalanan hidup Mike Octavian menunjukkan bahwa nasib seseorang bisa berubah drastis. Pria berusia 16 tahun ini, yang sebelumnya dikenal sebagai manusia silver, kini telah menapaki karier sebagai seorang model profesional. Transformasi ini tentu tidak datang dengan mudah, diwarnai berbagai pengalaman, termasuk kegagalan saat mengikuti audisi untuk tampil di Jakarta Fashion Week.
Kegagalan dan Harapan Baru
“Kemarin kayak event Jakarta Fashion Week, Mike nggak lolos,” ujar Mike saat ditemui di Studio Pagi-Pagi Ambyar, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026). Meskipun belum berhasil menembus panggung mode bergengsi tersebut, Mike tidak berputus asa. Ia justru mendapatkan kabar baik yang tak terduga.
“Mike kaget banget ada agensi Korea yang tertarik dengan Mike. Insyaallah keterima nanti,” ungkapnya penuh harap. Ketertarikan agensi dari Korea Selatan ini menjadi bukti bahwa potensinya mulai dilirik di kancah internasional.
Awal Mula Menuju Dunia Modeling
Perjalanan Mike menuju dunia modeling dimulai sekitar tahun 2023, setelah sebuah video viral menampilkan dirinya menjalani makeover oleh Captain Barbershop. Momen tersebut memberanikan Mike untuk mencoba peruntungan di industri modeling.
Awalnya, Mike diliputi rasa insecure dan grogi. Namun, seiring waktu, ia berhasil beradaptasi dan bahkan telah berjalan di peragaan busana untuk desainer ternama Indonesia seperti Danjyo Hiyoji, Sapto Djojokartiko, dan Harry Halim. Pengalaman ini membuatnya sangat bersyukur.
Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Mike yang dulunya berprofesi sebagai manusia silver atau badut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kini tidak lagi bergantung pada orang tua. Dengan tinggi badan 180 cm, ia telah menjadi tulang punggung keluarga.
Pesan untuk Generasi Muda
Atas pencapaiannya saat ini, Mike Octavian menyampaikan pesan penting bagi anak muda. Ia menekankan pentingnya memiliki mimpi dan berjuang untuk meraihnya, terlepas dari latar belakang keluarga.
“Kita harus punya mimpi, kita kejar mimpi kita. Kita tidak tahu kita lahir di keluarga yang mana,” tegas Mike Octavian, menginspirasi banyak orang untuk tidak menyerah pada impian mereka.






