Kepolisian Resor (Polres) Serang mendirikan tenda dapur umum di Perumahan Bumi Negara Lestari, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, yang terdampak banjir. Langkah ini diambil untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang kesulitan mengakses logistik akibat genangan air yang mencapai lebih dari 30 cm.
Kondisi Banjir dan Dampaknya
Genangan air di Perumahan Bumi Negara Lestari dilaporkan lebih dari 30 cm, mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menjelaskan bahwa pendirian dapur umum ini merupakan respons cepat untuk meringankan beban masyarakat.
Tujuan Pendirian Dapur Umum
“Kami mendirikan dapur umum agar kebutuhan konsumsi warga yang terdampak banjir tetap terpenuhi, terutama bagi warga yang kesulitan beraktivitas akibat genangan air,” ujar Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan, Selasa (13/1/2026).
Penyebab Banjir
Menurut Kapolres, banjir di kawasan tersebut disebabkan oleh buruknya sistem drainase di perumahan. Selain itu, luapan Sungai Cikambui akibat intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir turut memperparah kondisi.
“Kondisi tersebut membuat air tidak dapat mengalir dengan baik dan akhirnya menggenangi permukiman warga,” jelas Andri.
Peran Personel Polres Serang
Personel Polres Serang diterjunkan untuk membantu operasional dapur umum sekaligus memantau situasi keamanan di lokasi terdampak agar tetap kondusif.
“Personel kami siagakan di lapangan untuk membantu warga serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama masa tanggap darurat ini,” katanya.
Koordinasi dengan Instansi Terkait
Polres Serang juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari potensi cuaca ekstrem. Koordinasi ini bertujuan agar penanganan banjir, mulai dari evakuasi hingga penyaluran bantuan, berjalan terpadu, efektif, dan cepat.
“Dengan adanya dapur umum ini, diharapkan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi hingga kondisi berangsur normal. Polres Serang memastikan akan terus hadir di tengah masyarakat,” tutupnya.






