Selebgram Inara Rusli melalui kuasa hukumnya, Daru Quthny dan Herlina, mengungkapkan kekhawatiran mendalam atas kondisi kesehatan dan psikis ketiga buah hatinya yang kini berada di kediaman Virgoun. Kekhawatiran ini memuncak setelah mengetahui anak-anak mengalami masalah kesehatan yang tak kunjung sembuh, diduga akibat lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat.
Kondisi Kesehatan Anak Memprihatinkan
Herlina, salah satu kuasa hukum Inara, menyatakan bahwa anak-anak telah batuk selama hampir sebulan. “Anak-anak sudah batuk selama hampir sebulan dan tidak sembuh-sembuh dikarenakan, terpapar asap rokok dari orang-orang yang berada di rumah tersebut yang hampir semuanya itu merokok aktif,” kata Herlina dalam konferensi pers di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).
Kondisi ini diperparah dengan kerinduan mendalam anak-anak terhadap Inara Rusli. Daru Quthny, kuasa hukum lainnya, mengaku telah menerima bukti rekaman video di mana ketiga anak tersebut secara terang-terangan meminta untuk dijemput oleh ibu mereka.
“Anak-anaknya yang saya terima videonya memang mereka juga pastilah yang namanya anak minta pulang. ‘Mami, tolong jemput, kapan mau dijemput?’ seperti itu. Artinya anak itu sudah minta dijemput,” beber Daru Quthny.
Dampak Psikologis dan Penurunan Kondisi Anak
Berdasarkan hasil asesmen, dampak dari lingkungan dan konflik berkepanjangan antara kedua orang tua telah mulai merusak kondisi mental anak-anak. Penurunan kualitas kesehatan dan psikis ini menjadi dasar kuat bagi Inara Rusli untuk terus memperjuangkan kepulangan anak-anaknya.
“Berdasarkan laporan perkembangan hasil psikotes psikolog anak, pengakuan anak-anak tersebut, dan berita hoaks terhadap Inara, mengakibatkan anak-anak mengalami penurunan kondisi psikis dan kesehatan secara signifikan,” jelas Herlina.
Latar Belakang Perseteruan Hak Asuh Anak
Perseteruan ini merupakan buntut dari laporan Inara Rusli ke Komnas Anak pada akhir Januari 2026. Inara Rusli menuding Virgoun telah membawa paksa ketiga anak mereka tanpa izin sejak November 2025. Padahal, berdasarkan putusan tetap dari pengadilan, hak asuh anak sepenuhnya jatuh ke tangan Inara Rusli.
Tak hanya soal membawa anak, Inara Rusli juga mengeluhkan akses komunikasinya kepada buah hatinya yang diduga ditutup rapat oleh pihak mantan suami.






