Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar telah menerima total 16 kantong jenazah korban bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Dari jumlah tersebut, tujuh jenazah dilaporkan telah berhasil diidentifikasi.
Proses Identifikasi Korban Longsor Cisarua
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa sebanyak 10 kantong jenazah pertama kali diterima di Pos DVI pada Sabtu (24/1/2026). Enam kantong jenazah lainnya menyusul diterima pada hari ini, Minggu (25/1/2026).
“Dari 16 kantong jenazah tersebut, sebanyak 7 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara 9 lainnya masih dalam proses identifikasi,” ujar Hendra, seperti dikutip dari detikJabar, Minggu (25/1/2026).
Proses identifikasi ini melibatkan tim medis dan forensik yang bekerja dengan dukungan teknologi mutakhir. Tujuannya adalah untuk memastikan keakuratan identifikasi serta menjunjung tinggi aspek kemanusiaan dalam penanganan para korban.
Identitas Tujuh Jenazah yang Teridentifikasi
Berikut adalah daftar tujuh jenazah korban longsor Cisarua yang identitasnya telah berhasil dipastikan:
- Suryana (laki-laki, 57 tahun)
- Jajang Tarta (laki-laki, 35 tahun)
- Nining (perempuan, 40 tahun)
- Dadang Apung (laki-laki, 60 tahun)
- Nurhayati (perempuan, 42 tahun)
- M. Kori (laki-laki, 30 tahun)
- Lina Lismayanti (perempuan, 43 tahun)






