Manado – Oknum staf khusus Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) berinisial DD diduga melakukan pelecehan terhadap seorang wanita berinisial SC. Menanggapi dugaan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulut langsung mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan DD dari jabatannya.
Dugaan Pelecehan di Rumah Makan
Peristiwa dugaan pelecehan ini dilaporkan terjadi di sebuah rumah makan di kawasan Sario, Kota Manado, pada Sabtu (31/1/2026). Pihak Pemprov Sulut menegaskan bahwa kasus ini merupakan urusan pribadi oknum staf khusus tersebut dan tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulawesi Utara.
“Kasus ini murni merupakan urusan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulawesi Utara,” ujar Plh Kadiskominfotik Sulut, Denny Mangala, seperti dikutip dari detikSulsel, Senin (2/2/2026).
Proses Hukum dan Pemecatan
Denny Mangala menambahkan bahwa kasus dugaan pelecehan ini telah dilaporkan ke Polresta Manado. Menindaklanjuti laporan tersebut, Gubernur Sulut disebut langsung memerintahkan pemecatan DD.
“Gubernur langsung memerintahkan agar oknum berinisial DD diberhentikan dari jabatannya sebagai Staf Khusus,” jelas Denny.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Elwin Kristanto, membenarkan adanya laporan terkait dugaan pelecehan tersebut. Menurutnya, personel Polsek Sario awalnya menerima laporan mengenai keributan di lokasi kejadian.
“Setelah dicek, ternyata terjadi dugaan pelecehan. Korban membuat laporan ke Polresta Manado pada Minggu (1/2/2026),” kata Elwin.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. “Saksi yang diperiksa korban dan dua orang yang ada di TKP,” imbuhnya.






