Kasus pencurian di kediaman pemain klub sepak bola ternama, Barcelona, kembali dilaporkan terjadi. Kali ini, dua pemain muda, Juan Garcia dan Pau Cubarsi, menjadi korban perampokan yang diperkirakan merugikan mereka hingga 6.000 euro atau sekitar Rp100 juta.
Modus Operandi dan Kerugian
Menurut laporan dari Sport, rumah kiper Juan Garcia dibobol pada 10 Januari lalu ketika ia sedang membela timnya dalam ajang Piala Super Spanyol di Arab Saudi. Tak lama berselang, pada 30 Desember, rumah bek Pau Cubarsi juga menjadi sasaran pencurian saat ia tengah menjalani sesi latihan bersama tim.
Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Catalonia kini tengah menyelidiki kedua kasus tersebut. Dari rumah Garcia, para pelaku dilaporkan menggondol sejumlah perhiasan. Sementara itu, sebuah jam tangan mewah dilaporkan hilang dari kediaman Cubarsi.
Rentetan Kasus Serupa
Peristiwa ini menambah daftar panjang pemain Barcelona yang rumahnya pernah kemalingan. Fenomena ini diyakini menunjukkan adanya pola yang berulang, di mana para komplotan pencuri diduga telah membidik rumah para pemain klub berjuluk Blaugrana tersebut.
Sebelumnya, rumah Kevin-Prince Boateng pernah menjadi sasaran pencurian pada tahun 2019 saat ia masih aktif bermain. Sejumlah nama tenar lain seperti Coutinho, Gerard Pique, hingga Ansu Fati juga pernah mengalami kejadian serupa.
Kasus-kasus ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemain dan klub mengenai keamanan aset pribadi mereka, terutama saat para pemain sedang bertugas membela tim.






