Berita

Ribuan Titik Jalan Rusak di Jakarta Diperbaiki untuk Menekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Advertisement

Jakarta – Kepolisian bersama instansi terkait di DKI Jakarta gencar melakukan perbaikan terhadap ribuan titik jalan yang mengalami kerusakan. Langkah ini diambil sebagai upaya serius untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang kerap disebabkan oleh kondisi jalan yang tidak prima.

Pemetaan dan Perbaikan Jalan Berlubang

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk melakukan pendataan dan pemetaan jalan-jalan yang rusak. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 1.000 titik jalan yang telah mendapatkan perbaikan.

“Kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pendataan atau pemetaan, 1.000 lebih titik yang saat ini sudah dilakukan perbaikan,” ujar Komarudin pada Senin (2/2/2026).

Ia menambahkan bahwa proses pemetaan dan perbaikan terus dilakukan secara intensif, meskipun terkendala oleh kondisi cuaca yang masih sering diguyur hujan. “Namun karena memang kondisi cuaca yang masih seperti ini, tentunya kita terus intens melakukan pemetaan dan juga perbaikan,” imbuhnya.

Jalan Rusak Jadi Faktor Pemicu Kecelakaan

Komarudin menjelaskan bahwa jalan yang rusak merupakan salah satu faktor signifikan yang berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan lalu lintas. Faktor lain yang juga turut berperan meliputi human error, kondisi kendaraan, dan faktor cuaca.

Advertisement

Dengan perbaikan jalan yang dilakukan, pihak kepolisian berharap angka kecelakaan dapat berkurang. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya.

“Genangan air terjadi di mana-mana, ini juga berdampak terhadap kondisi jalan yang rusak. Mudah-mudahan dengan upaya ini kita bisa terus meminimalisir potensi-potensi kecelakaan yang diakibatkan dari jalan yang rusak,” bebernya.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa perbaikan jalan berlubang di Jakarta telah dilakukan secara masif, bahkan mencapai hampir 6.000 titik, sebagai respons terhadap dampak hujan yang intens.

Advertisement