Sepakbola

PSG Bidik Bintang Muda Barcelona Keturunan Filipina, Nilai Kontrak Rp 120 Miliar

Advertisement

Barcelona – Paris Saint-Germain (PSG) dikabarkan selangkah lagi berhasil membajak bintang muda Barcelona, Pedro Fernandez, yang memiliki darah keturunan Filipina. Pemain yang akrab disapa Dro Fernandez ini dipromosikan ke tim utama oleh pelatih Hansi Flick pada musim ini.

Situasi Dro Fernandez di Barcelona

Meski telah masuk tim utama, Dro Fernandez baru mencatatkan lima penampilan dengan sumbangan satu assist. Sebagian besar waktunya dihabiskan untuk berlatih bersama skuad senior, sesekali dikembalikan ke tim Barcelona B. Situasi ini dilaporkan menimbulkan ketidaknyamanan bagi Dro dan pihak manajemennya, yang merasa sang pemain seharusnya mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak di tim utama. Hal ini menjadi perhatian mengingat pelatih Hansi Flick kerap memberikan kepercayaan kepada pemain muda sejak mengambil alih tim musim lalu.

Minat Klub Eropa dan Pendekatan PSG

Perkembangan Dro Fernandez menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa. Namun, PSG disebut menjadi klub yang paling agresif dalam upaya mendapatkan tanda tangan pemain muda berbakat tersebut. Menurut laporan ESPN, Dro Fernandez telah menginformasikan kepada Barcelona mengenai niat PSG untuk menebus klausul pelepasannya yang bernilai 6 juta euro, atau sekitar Rp 120 miliar.

Advertisement

Faktor Luis Enrique dan Kesepakatan Kontrak

Barcelona sebenarnya berencana menawarkan kontrak baru kepada Dro Fernandez setelah ia merayakan ulang tahunnya yang ke-18 pada 12 Januari. Namun, kehadiran Luis Enrique di PSG menjadi faktor kuat yang memuluskan langkah klub raksasa Prancis tersebut. Dro Fernandez dan Luis Enrique diketahui berada di bawah naungan agen yang sama, yaitu Ivan de la Pena. Laporan menyebutkan bahwa Dro Fernandez telah menyetujui kontrak berdurasi empat tahun hingga Juni 2030, termasuk klausul pelepasan yang telah disepakati.

Kasus ini mengingatkan pada kepindahan Xavi Simons dari Barcelona ke PSG pada tahun 2019, yang juga terjadi tanpa biaya transfer yang signifikan. Fenomena ini kembali menyoroti bagaimana klub-klub besar Eropa terus bersaing memperebutkan talenta muda potensial.

Advertisement