Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi sampah yang berserakan di sejumlah pantai di Bali. Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Widiyanti Putri Wardhana menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi untuk melakukan pembersihan di destinasi wisata tersebut.
Kolaborasi Bersihkan Destinasi Wisata
Widiyanti menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari peluncuran Gerakan Indonesia Asri oleh Presiden Prabowo. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Pariwisata, pemerintah daerah, serta aparat TNI dan Polri akan berkolaborasi dalam gerakan ini.
“Jadi Pak Prabowo kan sudah me- launching Gerakan Indonesia Asri. Jadi dari Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pariwisata, nanti berkolaborasi dengan pemda dan juga TNI-Polri,” ujar Widiyanti seusai rapat kerja bersama Komisi VII DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Ia menambahkan, koordinasi ini juga mencakup upaya pembersihan destinasi wisata, tidak hanya di Bali tetapi juga di lokasi lain yang menjadi prioritas pariwisata.
“Juga ya menyampaikan untuk berkoordinasi-berkolaborasi membersihkan destinasi, bukan hanya di Bali, tapi di destinasi lain juga,” tegasnya.
Perkuat Gerakan Wisata Bersih
Kementerian Pariwisata sendiri sebenarnya telah menjalankan program Gerakan Wisata Bersih sejak tahun lalu. Dengan adanya Gerakan Indonesia Asri, program tersebut akan diperkuat dan ditingkatkan skalanya.
“Jadi kami tahun lalu sudah ada Gerakan Wisata Bersih. Nah, ini menjadi program baru Pak Presiden, program prioritas yang harus dilakukan secepat-cepatnya,” tutur Widiyanti.
Sorotan Prabowo Terhadap Sampah Bali
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara tegas mengemukakan keprihatinannya terhadap masalah sampah di Bali, khususnya di kawasan pantai yang dinilai dapat mengganggu kenyamanan wisatawan.
“Indonesia indah, dia mau datang, lihat kumuh. Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor,” ucap Prabowo saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Prabowo mengungkit keluhan yang pernah ia terima dari tokoh internasional mengenai kondisi kebersihan Bali.
“Saya di Korea ketemu tokoh-tokoh di Korea, menteri-menteri, jenderal-jenderal, kadang-kadang ya tentara di mana pun dia nggak basa-basi. Dia bilang ‘Your excellency, I just came from Bali. Bali so dirty now. Bali not nice’. Ah saya, tapi saya terima itu sebagai koreksi,” ungkap Prabowo.
Ia menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk segera mengatasi masalah ini secara bersama-sama.
Prabowo kemudian menunjukkan foto kondisi sampah di salah satu pantai Bali pada Desember 2025 sebagai ilustrasi.
“Ini pantai Bali, bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah?” tanyanya retoris.






