Pep Guardiola, manajer Manchester City, mengakui adanya ketidakpastian taktik yang dihadapi timnya menjelang pertandingan melawan Chelsea pada Senin (5/1/2026) pukul 00.30 WIB. Ketidakpastian ini timbul menyusul kepergian Enzo Maresca dari kursi kepelatihan The Blues beberapa hari sebelum laga krusial tersebut.
Adaptasi Taktik di Tengah Ketidakpastian
Laga kandang Manchester City melawan Chelsea ini akan menjadi yang pertama bagi The Blues tanpa Enzo Maresca, yang resmi meninggalkan klub pada 1 Januari 2026. Hingga kini, pengganti Maresca belum diumumkan secara definitif. Meskipun Liam Rosenior disebut-sebut sebagai kandidat kuat, mengingat adanya koneksi antara Strasbourg dan Chelsea, untuk sementara waktu, Chelsea menunjuk Calum McFarlane dari tim U-21 sebagai caretaker menghadapi Manchester City.
Situasi ini membuat Pep Guardiola sedikit ‘buta’ terhadap strategi yang akan diterapkan Chelsea. Namun, Guardiola menegaskan bahwa adaptasi terhadap situasi tak terduga bukanlah hal baru baginya. Ia memilih untuk memprioritaskan fokus pada performa timnya sendiri.
Fokus pada Diri Sendiri
Guardiola menyatakan, “Kami tak banyak bicara jika kami tak tahu seperti apa lawan kami karena kami tak tahu manajer mana yang akan duduk di bangku cadangan.” Pernyataan ini disampaikan sebelum penunjukan sementara McFarlane diketahui oleh publik.
Lebih lanjut, ia menambahkan, “Saya tidak tahu apa yang akan terjadi jadi tidak perlu khawatir (tentang itu). Pikirkan tentang diri sendiri saja, apa yang harus Anda lakukan. Itu akan membantu kami dalam dua pertandingan sulit seperti melawan Chelsea dan Brighton nantinya.” Manchester City dijadwalkan akan menghadapi Brighton hanya tiga hari setelah bentrok dengan Chelsea.
Posisi Klasemen Manchester City
Saat ini, Manchester City menempati posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 41 poin dari 19 pertandingan. Mereka tertinggal empat poin dari Arsenal yang kokoh di puncak klasemen.






