Manchester United harus menelan pil pahit setelah tersingkir dari ajang Piala FA. Kekalahan 1-2 dari Brighton & Hove Albion di babak ketiga ini membuat Setan Merah mengulang catatan buruk yang terakhir kali terjadi lebih dari empat dekade lalu.
Kekalahan Pahit di Babak Awal
Dalam pertandingan yang digelar di kandang Brighton, gol-gol dari Brajan Gruda dan Danny Welbeck terbukti tak mampu dibalas tuntas oleh Manchester United. Gol tunggal Benjamin Sesko di akhir laga tak cukup untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Ini bukan kali pertama Manchester United tersingkir di babak awal kompetisi domestik musim ini. Sebelumnya, The Red Devils juga telah gugur di babak ketiga Piala Liga Inggris setelah dikalahkan oleh Grimsby Town, tim dari Divisi Tiga Liga Inggris, pada bulan Agustus lalu.
Catatan Buruk Sejak 1981/1982
Menurut catatan BBC, ini adalah kali pertama dalam 44 tahun terakhir Manchester United tersingkir di babak awal Piala FA dan Piala Liga Inggris dalam satu musim kompetisi yang sama. Kejadian serupa terakhir kali terjadi pada musim 1981/1982.
Catatan buruk ini tentu menjadi pukulan telak bagi para pendukung Manchester United. Selain itu, tim asuhan Darren Fletcher yang bertindak sebagai manajer interim ini, hampir dipastikan akan mengakhiri musim tanpa gelar.
Perburuan Manajer Baru
Kekalahan beruntun dan performa yang kurang memuaskan di bawah Fletcher, yang mencatat satu imbang dan satu kalah dalam dua pertandingan, semakin memperkuat kebutuhan Manchester United untuk segera menemukan manajer permanen baru.
Sejumlah nama besar telah dikaitkan dengan kursi pelatih Setan Merah, termasuk Oliver Glasner, Gareth Southgate, dan Xavi Hernandez. Bahkan, nama Ole Gunnar Solskjaer sempat disebut-sebut akan kembali menukangi tim Manchester Merah.






