Milan – Inter Milan kembali gagal meraih kemenangan saat menghadapi tim papan atas Serie A. Dalam laga lanjutan Liga Italia musim 2025/2026 di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (12/1/2026) dini hari WIB, Nerazzurri harus puas bermain imbang 2-2 melawan Napoli.
Catatan Buruk Melawan Rival Scudetto
Hasil imbang ini memperpanjang tren negatif Inter Milan ketika berhadapan dengan sesama tim rival scudetto. Sejak musim lalu, Inter tercatat tidak mampu memenangi 14 duel melawan Napoli, AC Milan, dan Juventus di berbagai kompetisi. Dari 14 pertandingan tersebut, Inter hanya mampu meraih tujuh hasil imbang dan menelan tujuh kekalahan.
Pada pertemuan pertama musim ini melawan Napoli di San Paolo, Inter Milan takluk dengan skor 1-3. Sementara saat menjamu AC Milan di kandang pada 23 November lalu, Inter kalah tipis 0-1. Di pekan ketiga, Inter juga harus mengakui keunggulan Juventus dengan skor 3-4 saat bertandang ke Turin.
Tiga kekalahan tersebut menyumbang 75 persen dari total kekalahan Inter di 19 pekan Serie A musim ini, yang mana mereka baru merasakan empat kekalahan. Kekalahan terakhir Inter dari tim raksasa terjadi pada 22 April 2024, ketika mereka berhasil mengalahkan AC Milan 2-1 dan mengunci gelar scudetto ke-20.
Jalannya Pertandingan
Inter Milan sejatinya sempat unggul lebih dulu pada menit kesembilan melalui gol yang dicetak oleh Federico Dimarco. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Scott McTominay berhasil menyamakan kedudukan untuk Napoli pada menit ke-27.
Memasuki babak kedua, Inter Milan kembali berhasil memimpin pertandingan berkat gol penalti Hakan Calhanoglu pada menit ke-73. Akan tetapi, Napoli kembali menunjukkan ketangguhannya. Scott McTominay kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit akhir pertandingan, memastikan skor imbang 2-2.
Posisi Klasemen
Meskipun demikian, hasil imbang ini tidak mengubah posisi Inter Milan di puncak klasemen sementara Serie A. Pasukan asuhan Cristian Chivu tersebut masih kokoh di puncak dengan mengoleksi 43 poin dari 19 pertandingan. Mereka unggul tiga angka dari AC Milan yang berada di posisi kedua.
Inter Milan masih memiliki dua laga berat melawan tim raksasa lainnya. Mereka akan menjamu Juventus di kandang pada 15 Februari mendatang, sebelum bertandang ke markas AC Milan pada 8 Maret. Pertanyaan besar pun muncul, akankah Inter mampu memutus tren negatifnya di laga-laga krusial tersebut?






