Berita

AKBP Rovan Tinggalkan Jejak Pengungkapan Kasus Narkoba dan Pembunuhan di Gresik

Advertisement

JAKARTA – Kepemimpinan di Polres Gresik resmi berganti. AKBP Rovan Richard Mahenu digantikan oleh AKBP Ramadhan Nasution. Selama menjabat sebagai Kapolres Gresik, AKBP Rovan meninggalkan rekam jejak yang signifikan dalam pengungkapan berbagai kasus kriminal, termasuk pembunuhan dan narkotika.

Pergantian Jabatan dan Promosi AKBP Rovan

Pergantian tampuk kepemimpinan Polres Gresik ini sesuai dengan Surat Telegram Kapolri tertanggal 15 Desember 2025. AKBP Rovan Richard Mahenu dipromosikan untuk menduduki jabatan baru sebagai Wakaden A Ropaminal Divpropam Polri. Sementara itu, posisi Kapolres Gresik akan diisi oleh AKBP Ramadhan Nasution, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Metro Jaya.

Kasus Besar yang Diungkap Selama 12 Bulan Menjabat

Dalam kurun waktu 12 bulan menjabat sebagai Kapolres Gresik, AKBP Rovan berhasil mengungkap sejumlah kasus yang menyita perhatian publik. Kasus-kasus tersebut meliputi pembunuhan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga jaringan narkotika.

Pengungkapan Kasus Pembunuhan Driver Ojol Wanita

Salah satu kasus besar yang berhasil diungkap di era kepemimpinan Rovan adalah pembunuhan terhadap Sevi Ayu Claudia, seorang driver ojek online wanita asal Sidoarjo. Jasad Sevi ditemukan di pinggir Jalan Kedamean dalam kondisi terbungkus kardus dan plastik, serta diikat dengan tali rafia pada 27 Juli 2025. Pelaku pembunuhan, Syahrama, nekat menghabisi nyawa korban karena merasa dendam setelah janjinya untuk dijadikan sebagai cleaning service tidak ditepati, padahal korban telah menerima uang muka sebesar Rp 5 juta.

Berkat kecepatan pengungkapan kasus ini, Polres Gresik mendapatkan penghargaan dari Polda Jatim. Kasus tersebut berhasil diungkap kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan.

Penangkapan Otak Perampokan dan Pembunuhan Istri Pengusaha

Kasus menonjol lainnya adalah penangkapan Ahmad Midhol, otak di balik perampokan sekaligus pembunuhan terhadap Wardatun Toyibah, istri seorang pengusaha di Gresik. Midhol telah menjadi buronan selama satu tahun sebelum akhirnya ditangkap oleh Tim Macan Giri Sat Reskrim Polres Gresik di tempat persembunyiannya di tengah kebun sawit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Ia kabur membawa ratusan juta rupiah ke luar Jawa setelah melakukan aksinya. Saat penangkapan, pria yang dikenal sebagai preman kampung ini tidak melakukan perlawanan.

Advertisement

Pengungkapan Jaringan Sabu dan Komplotan Curanmor

Di bawah kepemimpinan AKBP Rovan, Polres Gresik juga berhasil mengungkap jaringan narkoba jenis sabu kelas kakap dengan total barang bukti seberat 800 gram atau lebih dari setengah kilogram. Selain itu, Polres Gresik juga menangkap komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor yang menggunakan senjata tajam dan senjata api (curanmor bersenpi). Komplotan ini sempat meresahkan warga Gresik karena kerap melakukan aksi penodongan saat beraksi.

Inovasi Program dan Penegakan Aturan

Selain mengungkap berbagai kasus kriminal, AKBP Rovan juga menginisiasi berbagai program inovatif terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kemasyarakatan. Salah satu inovasi yang digagas adalah program “Lapor Cak Roma”. Melalui program ini, warga yang mengalami gangguan kamtibmas atau menjadi korban kejahatan dapat langsung melapor ke nomor call center yang terhubung langsung dengan nomor telepon pribadi Rovan.

Rovan juga berperan aktif dalam penindakan jam operasional truk di Gresik. Kebijakan ini diambil untuk mengatasi keresahan masyarakat terkait truk yang kerap melintas pada jam sibuk, terutama saat mengantar atau menjemput anak sekolah. Setelah jam operasional truk ditegakkan, angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk angkutan barang dilaporkan mengalami penurunan.

Pesan AKBP Rovan untuk Anggota Polres Gresik

Menanggapi sejumlah capaiannya selama memimpin Polres Gresik, AKBP Rovan memilih untuk bersikap rendah hati. Menurutnya, keberhasilan yang diraih bukan semata-mata karena kerja kerasnya sendiri, melainkan hasil kolaborasi seluruh kesatuan. “Semua keberhasilan itu karena kerja keras semua kesatuan. Saya mengarahkan, alhamdulilillah bisa dijawab dengan baik dan penuh tanggung jawab oleh seluruh anggota Polres Gresik,” kata Rovan, Minggu (21/12/2025).

Ia mengungkapkan rasa syukurnya karena memiliki anggota yang berdedikasi tinggi dan memiliki keinginan kuat untuk melayani masyarakat. “Saya sering bilang agar kerja dengan hati. Jangan pedulikan cibiran orang lain, yang penting kerja ikhlas dan buktikan di lapangan. Terima kasih untuk seluruh anggota Polres Gresik yang selalu bekerja keras, saya pribadi tidak akan lupa. Teruskan kerja baik itu, siapapun pemimpinnya nanti,” pesan Rovan.

Advertisement