Berita

Sekolah Rakyat Gratis Prabowo: 15.945 Siswa Miskin Terjangkau, 9 Sekolah Terdampak Banjir

Advertisement

Jakarta – Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto telah menjangkau lebih dari 15.000 siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di seluruh Indonesia. Hingga Desember 2025, sebanyak 166 sekolah rakyat telah beroperasi, menyediakan akses pendidikan berkualitas secara gratis.

Realisasi Program Sekolah Rakyat

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, melaporkan bahwa program yang diluncurkan pada tahun ajaran 2025-2026 ini telah menunjukkan hasil nyata. “Semuanya telah dilengkapi dengan laptop siswa, laptop guru, smart board, dan juga seragam sekolah. Ada 15.945 siswa, 2.407 guru, dan 4.442 tenaga kependidikan,” ujar Gus Ipul, mengutip laman Presiden RI, Sabtu (10/1/2026).

Sekolah Rakyat merupakan implementasi dari visi Asta Cita ke-4 yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM). Program ini dirancang untuk pemerataan pendidikan di penjuru negeri.

Dampak Bencana dan Upaya Pemulihan

Di tengah keberhasilan program, bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada November lalu turut berdampak pada operasional sekolah rakyat. Gus Ipul menyatakan bahwa aktivitas belajar mengajar di sembilan sekolah rakyat yang terdampak terpaksa dihentikan sementara.

“Kondisi sekolah sekarang dalam tahap pembersihan. Alhamdulillah tidak ada korban,” ucap Gus Ipul, menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama.

Peluncuran Nasional di Banjarbaru

Momentum penting akan terjadi pada 12 Januari 2026 dengan digelarnya peluncuran nasional Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru. Acara ini mengusung tagline ‘Cerdas Bersama, Tumbuh Setara’ dan tema ‘Obor Masa Depan Menantang Dunia’.

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin langsung peluncuran tersebut, didampingi oleh Gus Ipul. Presiden juga akan didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan stakeholders terkait untuk meninjau fasilitas sekolah. Rencananya, Presiden Prabowo akan turut mengajar di salah satu Sekolah Rakyat.

Keterlibatan Pakar dan Siswa

Acara peluncuran akan dihadiri oleh sejumlah pakar pendidikan terkemuka, termasuk Prof Dr Ir Muhammad Nuh (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI periode 2009-2014), Dr Tantan Hermansah (Sosiolog UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), dan Darmaningtyas (Pakar Pendidikan). Mereka akan membahas arah dan urgensi program Sekolah Rakyat.

Selain itu, siswa-siswi sekolah rakyat akan turut memeriahkan acara dengan menampilkan berbagai kemampuan, mulai dari silat, pidato dalam berbagai bahasa (Inggris, Jepang, Arab, Mandarin), paduan suara, tarian khas, hingga memainkan alat musik tradisional Banjarbaru.

Informasi lebih lanjut mengenai Sekolah Rakyat dapat diakses melalui tagsite khusus di detikcom.

Advertisement