Manchester City menelan kekalahan 0-2 dari rival abadinya, Manchester United, dalam lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Sabtu (17/1) malam WIB. Pertandingan yang seharusnya menjadi panggung dominasi City justru berakhir menjadi hari yang buruk bagi The Citizens, sebagaimana diakui oleh kapten tim, Bernardo Silva.
Dominasi Penguasaan Bola Tanpa Hasil
Meskipun unggul telak dalam penguasaan bola dengan 68 persen berbanding 32 persen milik Manchester United, Manchester City gagal mengkonversi dominasi tersebut menjadi peluang berbahaya. Statistik menunjukkan bahwa City hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan, yakni sundulan Max Allayene di babak pertama yang berhasil ditepis oleh kiper Lammens.
Bernardo Silva Ungkap Kekecewaan
Bernardo Silva, kapten Manchester City, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas performa timnya. Ia menyatakan bahwa tidak ada alasan lain selain mengakui kekalahan dan menyebut pertandingan tersebut sebagai ‘hari yang buruk’ bagi timnya.
“Tidak ada alasan, kami memang kalah. Ini hari yang buruk,” ujar Bernardo Silva kepada BBC. Ia menambahkan, “Man United bermain lebih berenergi. Mereka hampir selalu mencetak gol, sedangkan kami tidak melakukannya.”
Lebih lanjut, Silva mengkritisi cara timnya bermain yang justru memberikan keuntungan bagi lawan. “Kami memberi mereka apa yang mereka inginkan. Sejak saya tiba di Inggris, kami selalu menjadi tim yang selalu memegang kendali. Ada banyak hal yang kurang dari kami,” keluhnya.
Jarak dengan Puncak Klasemen Melebar
Kekalahan ini semakin memperlebar jarak Manchester City dengan pemuncak klasemen, Arsenal. Saat ini, City tertinggal tujuh poin dari The Gunners. Bernardo Silva menyadari betapa krusialnya selisih poin tersebut.
“Itu selisih yang besar, kami tidak akan berbohong dan mengatakan itu bukan selisih yang besar. Kami akan berjuang sampai akhir,” tutupnya dengan nada optimis namun penuh tantangan.






