Pesinetron Aiman Ricky membawa kabar membanggakan sekaligus mengejutkan. Ia baru saja dinyatakan lolos sertifikasi sebagai pembimbing ibadah haji. Namun, di balik pencapaian tersebut, Aiman justru merasakan beban mental tersendiri.
Perasaan Campur Aduk
Aiman mengaku perasaannya campur aduk. Di satu sisi ia bahagia bisa menyisihkan ratusan peserta lain, namun di sisi lain merasa ‘ngeri’ dengan pandangan orang-orang terhadapnya kelak. “Itu salah satu yang buat aku dilematis. Bahagia karena lulus, tapi berat juga,” ungkap Aiman kepada wartawan di Studio Pagi-Pagi Ambyar TransTV, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).
Stigma Masyarakat Menjadi Beban
Ketakutan terbesar Aiman bukan pada tugasnya sebagai pembimbing haji, melainkan pada stigma masyarakat yang otomatis menyematkan gelar ‘Ustaz’ atau orang yang paling paham agama kepadanya. Padahal menurutnya, sertifikasi ini bertujuan untuk menyamakan visi misi pelayanan haji dengan pemerintah, bukan semata-mata soal tingginya ilmu agama.
“Menjadi pembimbing itu stigmanya orang-orang tuh jadi kayak, ‘Wah, Ustaz! Wah, orang paling pinter!’. Itu buat aku harus lebih mawas diri,” curhatnya.
Tetap Jalani Karier Artis
Lantas, dengan gelar barunya sebagai pembimbing haji bersertifikat, apakah Aiman Ricky akan pensiun dari layar kaca dan fokus penuh di Tanah Suci? Ternyata, Aiman memilih untuk menjalani keduanya. Ia memastikan wajahnya akan tetap menghiasi televisi, terutama di bulan puasa nanti.
“Alhamdulillah sekarang masih syuting sinetron Ramadan. Jadi kegiatan entertain tetap jalan, melayani tamu-tamu Allah juga insyaallah pengen jalan terus,” tegas Aiman.






